Lupa Sandi?

Indonesia di Garda Terdepan Pelaku Internet of Things Se-Asia Pasifik

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Indonesia di Garda Terdepan Pelaku Internet of Things Se-Asia Pasifik

Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 235 juta jiwa dengan hampir setengahnya merupakan pengguna internet menjadikan Indonesia memiliki potensi besar bisnis Internet of Things (IoT) di kawasan Asia Pasifik. Pada era yang sudah serba digital saat ini, Internet of Things menjadi jawaban atas permasalahan mobilitas bisnis dan kehidupan masyarakat.

Dengan semakin cepatnya pergerakan masyarakat Indonesia menuju masyarakat yang digital, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi pemeran utama dalam pertumbuhan IoT bahkan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara hingga kawasan Asia Pasifik.

Peluang tersebut juga dapat dilihat dari perkembangan industri di Indonesia di mana pada tahun 2030 sektor otomotif diperkirakan akan mencapai 46 juta kendaraan. Sementara itu, di sektor layanan umum akan tersedia 83 juta rumah untuk 300 juta penduduk. Dan di sektor keuangan aka nada 4,8 juta UKM yang akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kedepannya IoT tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat modern seperti smart city, smart public transportation system, digital payment, atau semacamnya, tetapi juga mendorong industri untuk menciptakan atau mengembangkan aplikasi baru yang dapat digunakan diberbagai sektor kehidupan seperti e-Health, pendidikan, asuransi user-based, aplikasi bisnis.

Bersama-sama dengan pemerintah, perusahaan telekomunikasi lokal (Telkomsel, Indosat Ooredo dan XL Axiata) mendorong pengembangan pasar IoT/M2M, yang diperkirakan akan mencapai titik perubahan selama beberapa tahun ke depan.

Pemerintahan daerah di Indonesia sudah banyak yang menerapkan Internet of Things ini. Contohnya Kota Bandung dan Surabaya yang telah memiliki command center untuk menjalankan e-Government, juga ibukota DKI Jakarta. Tak ketinggalan pula dengan daerah-daerah lainnya seperti Purwakarta dan Banyuwangi yang terus menggerakkan Internet of Things pada setiap aktivitas birokrasi maupun kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Sumber : arenalte.com

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie