Lupa Sandi?

Wanderlust Indonesia, Inovasi Potensial Sektor Pariwisata Indonesia

rizko fatra
rizko fatra
0 Komentar
Wanderlust Indonesia, Inovasi Potensial Sektor Pariwisata Indonesia

Sekilas Profil

31 Desember 2013 menjadi moment bersejarah bagi 3 anak bangsa Indonesia yang penuh dengan semangat positif yaitu Dini Hajarrahmah, Syahira Marina dan Fany Ayuningtyas, karena tepat pada tanggal tersebut mereka bertiga mendeklarasikan Wanderlust Indonesia sebagai salah satu social enterprise di Indonesia yang mengusung tema tourism, travel dan voluntary, yang dikenal dengan nama Wanderlust Indonesia.

Co Founders Wanderlust Indonesia (Syahira Marina-Fany Ayuningtyas-Dini Hajarrahmah)
Co Founders Wanderlust Indonesia (Syahira Marina-Fany Ayuningtyas-Dini Hajarrahmah)

Di umur yang masih muda, Wanderlust Indonesia terus melakukan inovasi untuk memberikan perjalanan yang unik dan selalu memberikan kesan, bukan hanya bagi para pelancong / peserta tetapi juga bagi para masyarakat lokal yang areanya dikunjungi. Wanderlust Indonesia merupakan portal traveling bagi para Wanderer (sebutan untuk para traveler di Wanderlust) yang ingin menjelajah dan melancong ke berbagai tujuan di Indonesia.

Portal dan biro perjalanan di Indonesia kenyataannya sangat beragam yang menawarkan paket perjalanan yang mampu menarik perhatian customer namun persaingan yang ketat tersebut tidak lantas membuat Wanderlust Indonesia mundur untuk terus memberikan pelayanan perjalanan yang memuaskan bagi para Wanderer. Selain memberikan pelayanan perjalanan, Wanderlust Indonesia selalu memasukan unsur kegiatan sosial di setiap trip / perjalanan yang diselenggarakan, karena itu adalah komitmen yang dibangun dari awal. Menciptakan kegiatan Pariwisata Bertanggungjawab (Responsible Travel) dan menggabungkan unsur tourism & voluntary menjadi satu nilai Voluntourism merupakan karakter dan komitmen Wanderlust Indonesia.

Logo Wanderlust Indonesia
Logo Wanderlust Indonesia

Logo Wanderlust Indonesia adalah balon udara berwarna-warni. Logo balon udara tersebut mempunyai arti bahwa Wanderlust ingin membawa para traveler menjelajahi tempat-tempat indah untuk dikunjungi sambil membawa warna baru dalam kehidupan traveler menjadi momen yang lebih berharga. Dengan balon udara ini, Wanderlust ingin menyebarkan kebaikan & inspirasi melalui berbagai project yang dijalankan oleh traveler selama berada di lokasi wisata.

Kegiatan Wanderlust Indonesia

Wanderlust Indonesia dalam kurun waktu 2016 telah berhasil mengajak sekitar 350 traveler untuk 20 projects diantaranya Ujung Kulon trip, Wisata Gunung Padang, Wisata Weekend Series,Weekend Teaching dan lainnya. Ada tiga pilar masalah yang menjadi concern utama Wanderlust Indonesia yaitu para pelancong yang kurang bertanggung jawab saat traveling, kapasitas para masyarakat lokal yang belum mampu memaksimalkan sektor pariwisata dan kondisi perekonomian yang di sekitar lokasi pariwisata yang lemah.

Sebagai langkah untuk mulai memberikan solusi dari tiga permasalahan di atas, Wanderlust Indonesia mencoba membagi beberapa agenda trip yaitu If I Were A Local, Group/Private Trip, Weekend Series dan Customized Trip.

If I were a Local di Cisompet Garut
If I were a Local di Cisompet Garut | Doc : Private Doc. Wanderlust Indonesia

Di agenda If I were a local, Wanderlust bertujuan untuk memberikan pengalaman lain bagi para Wanderer/traveler saat melakukan perjalanan atau trip di suatu lokasi. Wanderlust Indonesia berkeinginan memberikan portal bagi para traveler untuk berinteraksi langsung dengan kondisi sekitar selama kegiatan trip / traveling berlangsung. Hal ini bermaksud supaya para traveler mampu memberikan dampak positif ke lokasi yang dikunjungi (sekecil apapun itu), walaupun hanya menghabiskan waktu untuk berbagi atau sharing session, bentuk kegiatan itu juga sudah termasuk dalam value yang Wanderlust bawa yaitu Responsible Travel.

Selain di Cisompet Garut, Wanderlust juga menjalin partnership dengan para masyarakat lokal di Pulau Sebesi. Tahun 2013 mengadakan trip di Krakatau dan para Wanderers melakukan outdoor class bersama para siswa/i SD disekitar lokasi traveling. Dengan menyertakan kegiatan sosial di dalam trip, diharapkan adanya binding yang muncul antara Wanderers dan Locals, terutama para siswa-siswi yang akan lebih terpacu untuk sekolah dan belajar lebih giat karena mendapat inspirasi dari para Wanderers.

Carummeng
Carummeng

Selain itu, melalui Wanderlust Indonesia dan projects yang dilakukan, diharapkan akan ada dampak positif lain yang muncul seperti para Wanderers akan lebih mengenal produk lokal yang diproduksi oleh masyarakat lokal dan bagaimana cara pembuatannya. Di gambar tersebut tampak Carummeng, sebuah karya masyarakat Bajo Mola yaitu kacamata renang untuk pelindung saat para laki - laki melaut dan sering juga digunakan oleh anak anak yang main di pinggiran pantai.

Koin Masa Kerajaan Majapahit di Desa Bayan Lombok | Doc : Private Doc. Masyarakat Lokal Bayan
Koin Masa Kerajaan Majapahit di Desa Bayan Lombok | Doc : Private Doc. Masyarakat Lokal Bayan

Wanderlust Indonesia turut mengajak para Wanderers untuk lebih dekat dan mengenal lokasi traveling yang dikunjungi. Ada yang unik di balik masyarakat Lombok yang tinggal dan hidup berdampingan dengan alam, yaitu mereka masih menggunakan koin dari zaman Kerajaan Majapahit (1293-1527) untuk melakukan transaksi jual beli antar masyarakat di Desa Bayan saja. Unik bukan? Hal - hal seperti ini yang ingin Wanderlust bungkus rapih dalam mengadakan sebuah trip perjalanan, lengkap dengan leisure, mengenal lebih dalam masyarakat lokal dan budayanya serta melakukan kegiatan sosial di lokasi sekitar yang dikunjungi.

Wise With Waste ft. Wast4Change
Wise With Waste ft. Wast4Change

Wanderlust juga percaya bahwa kekuatan kolaborasi untuk menciptakan suatu kegiatan yang inspiratif sangatlah baik. Pernah berkolaborasi dengan Waste4Change, sebuah social enterprise yang fokus di sektor waste management dan akhirnya mengadakan kegiatan Wise With Waste pada kategori kegiatan Weekend Series. Wanderlust yang juga concern di sector lingkungan berprinsip bahwa mengajak para Wanderers untuk lebih peka dan peduli dengan linkgungan merupakan hal yang penting, karena saat melakukan traveling-pun kita juga bersinggungan langsung dengan lingkungan alam sekitar.

Wanderlust Indonesia terus berharap mampu memberikan kontribusi secara luas bagi masyarakat lokal melalui pariwisata dan juga berharap bahwa para pelancong yang disebut Wanderers mampu untuk terus menginspirasi para masyarakat lokal melalui kegiatan traveling walaupun tidak bersama Wanderlust Indonesia.


Sumber : Wanderlust Indonesia

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang75%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG RIZKO FATRA

A millennial with passion in writing. That simple! | rizkorf@gmail.com ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata