Lupa Sandi?

Kemilau Harta Karun dari Seberang Barat Ibu Pertiwi

Yesi Tania Afrianti
Yesi Tania Afrianti
0 Komentar
Kemilau Harta Karun dari Seberang Barat Ibu Pertiwi

              Berbicara tentang Indonesia tak pernah lepas dari pesona keindahannya yang membuat banyak kagum para pengunjung. Tidak hanya pesona alamnya yang membentang indah, tetapi keberagaman suku, budaya, dan adat-istiadat yang khas pun turut mewarnai kemilau Indonesia. Negara yang terdiri dari puluhan ribu pulau ini mampu menyihir setiap turis yang hendak memanjakan diri. Pesona keindahan ini tidak melulu hanya di Bali, Lombok, Yogyakarta, maupun Raja Ampat saja ternyata. Mari sejenak kita berselancar menuju bagian Barat Indonesia tepatnya di Pulau Sumatera, di sana tersimpan segudang harta karun yang indah, tetapi masih agak asing didengar.

            Tepat di bagian utara Pulau Sumatera, Provinsi Sumatera Utara ternyata memiliki banyak pesona menarik layaknya kilauan harta karun yang membuat kita bangga punya negara yang luar biasa. Ada beberapa tempat yang mirip dengan bangunan yang ada di luar negeri, bahkan ada tempat yang langka dijumpai di dunia. Penasaran ?! Yuk, mari sejenak manjakan mata dengan pesona harta karun dari bagian barat.

  • Danau Toba dan Pulau Samosir
Gambar 1. Ini Danau Terbesar se- Asia Tenggara lho. (Source: https://maritim.go.id/pesona-danau-toba/)
Gambar 1. Ini Danau Terbesar se- Asia Tenggara lho. (Source: https://maritim.go.id/pesona-danau-toba/)

              Semua orang pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat wisata yang satu ini. Danau yang diusung sebagai ikon Sumatera Utara ini ternyata danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di danau ini kita tidak hanya menikmati keindahan panoramanya saja, tetapi bisa melakukan olahraga air atau wahana air lainnya. Uniknya lagi, danau vulkanik ini memiliki pulau di tengahnya yang disebut Pulau Samosir. Pulau Samosir merupakan wilayah utama dari Kabupaten Samosir dengan luas sekitar 640 km2 dan menjadi satu-satunya pulau terluas di dunia yang berada di tengah danau. Pulau Samosir terbentuk setelah terjadinya erupsi vulkanis 75 ribu tahun silam. Letusan dahsyat itu membentuk Pulau Samosir dan mengubah kondisi geografisnya secara keseluruhan di mana terbentuk pula dua danau di Pulau Samosir yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Wah, terdapat danau yang berada di atas danau (Danau Toba), ini merupakan fenomena alam yang menarik, bukan?

Gambar 2. Suguhan tampilan etnik masyarakat Samosir (source: kompas.com)
Gambar 2. Suguhan tampilan etnik masyarakat Samosir (source: kompas.com)


             Tidak cukup sampai di situ saja, ternyata Pulau Samosir juga menyuguhkan tampilan etnik masyarakat setempat, khas suku Batak. Terdapat jejeran rumah adat tradisional suku Batak, pernak-pernik, serta tarian si Gale-Gale, boneka yang dipercaya dapat bergerak sendiri mengikuti iringan gondang karena adanya mantra. Tempat ini sangat cocok buat pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus belajar kebudayaan (herritage village). Jangan lupa bawa oleh-oleh khas Pulau Samosir juga ya!

  • Air Terjun Telaga Dwi Warna
Gambar 3. Bak pemandian para bidadari (Source : http://amabeltravel.com)
Gambar 3. Bak pemandian para bidadari (Source : http://amabeltravel.com)

                 Mungkin air terjun ini masih asing bagi kamu, tetapi percayalah objek wisata yang sau ini sangat jernih dan indah. Air terjun ini mampu membuatmu terkagum-kagum akan keindahan panorama Indonesia. Dengan menempuh perjalanan selama 2 jam dari Kota Medan, maka kamu sudah tiba di kawasan wisata Sibolangit, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.A ir Terjun Telaga Dwi Warna dapat kamu temukan di dalam hutan Sibolangit sehingga makin menantang untuk kamu yang berjiwa petualang melakukan trekingselama 3 jam menyusuri hutan  dan setiba di kawasan air terjun, kamu tidak akan dikecewakan oleh daya tarik air terjun yang begitu indah serta memiliki dua warna yaitu biru (air dingin) dan putih (Air hangat). Dwi Warna pada air terjun ini dikarena kandungan fosfor dan belerang yang terdapat di dalamnya.

  • Taman Nasional Gunung Leuser
Gambar 4. Taman Nasional Gunung Leuser( source:  http://indonesia.go.id)
Gambar 4. Taman Nasional Gunung Leuser( source: http://indonesia.go.id)

           Taman Nasional ini merupakan area pelestarian alam beserta flora dan fauna yang terletak di dua provinsi yaitu Sumatera Utara dan Aceh. Taman ini penuh dengan hutan hujan tropika serta terdapat beberapa sungai, danau, sumber  air panas, lembah, dan air terjun. Buat kamu pecinta flora dan fauna, terlebih lagi excited ingin melihat beragam satwa langka seperti kucing hutan, harimau Sumatera, gajah Sumatera, badak Sumatra, orang utan, rangkok, siamang, dan lainnya maka ini adalah tempat yang pas buat kamu. Terdapat pula tumbuhan langka seperti bunga raksasa dan bunga raflesia yang terdapat di beberapa lokasi utama wisata, serta kegiatan rehabilitasi orangutan di sana.

Gambar 5. Leonardo diCaprio aja berkunjung ke sini lho tahun lalu.  (source : travel.detik.com)
Gambar 5. Leonardo diCaprio aja berkunjung ke sini lho tahun lalu. (source : travel.detik.com)

             Tempat wisata yang satu ini memang cocok dijadikan sebagai objek edukatif untuk bumi perkemahan, objek penelitian, dan ilmu pengetahuan,tetapi di sana kamu juga dapat bersampan di sungan dan danau, trekking pada hutannya, dan melakukan kegiatan menantang seperti arum jeram maupun panjat gunung.

 

Gambar 6. Ini bukan di Afrika, ini di Indonesia (Source : http://www.tribunnews.com)
Gambar 6. Ini bukan di Afrika, ini di Indonesia (Source : http://www.tribunnews.com)

           Tangkahan dan Bukit Lawang juga bagian dari keindahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Penasaran? Wah, coba di kepo, kamu pasti semakin kagum akan keindahan Indonesia.

  • Pantai Lagundri dan Pantai Sorake
Gambar 7. Langsung meluncur ke sana, ah! (Source : eloratour.wordpress.com)
Gambar 7. Langsung meluncur ke sana, ah! (Source : eloratour.wordpress.com)

               Ini di Hawaii? Bukan, ini di Indonesia, tepatnya di Pulau Nias, Sumatera Utara. Pantai Lagundri menjadi magnet tersendiri bagi para peselancar dengan panorama keindahan laut begitu menggoda dan ombak yang cukup besar, sangat baik bagi para peselancar kelas dunia. Kamu juga bisa berburu sun rise dan sun set di sini, sangat indah dan menawan. Bersebelahan dengan Pantai Lagundri terdapat Pantai Sorake yang merupakan pantai yang terdapat di Teluk Dalam, kabupaten Nias. Tak jauh berbeda dengan pantai Lagundri, pantai Sorake juga tempat yang pas bagi para peselancar untuk melakukan surfing di pantai ini.

Upacara Adat Nias, Lompat Batu (http://alampedia.blogspot.co.id)
Upacara Adat Nias, Lompat Batu (http://alampedia.blogspot.co.id)

Masih di Pulau Nias, tidak jauh dari kawasan Pantai Lagundri (sekitar 2 kilometer), tepatnya di Desa Bawomatulo, Nias Selatan, kamu akan menyaksikan secara langsung acara adat Lompat Batu. Di desa ini kamu dapat menyaksikan pula ritual-ritual lain dari warga setempat.

  • Taman Alam Lumbini
Gambar 8. Eh, dikirain di Myanmar atau Thailand gitu (Source : ksmtour.com)
Gambar 8. Eh, dikirain di Myanmar atau Thailand gitu (Source : ksmtour.com)

                Tidak hanya kekayaan alamnya, kamu juga dapat menikmati keindahan bagunan dan artistik lainnya di Sumatera Utara. Singgahlah sejenak ke kota BerasTagi, tepatnya di desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rakyat, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, di sana terdapat wisata religi umat Budha yaitu Taman Alam Lumbini. Yang menarik ialah terdapat sebuah pagoda besar yang merupakan pagoda tertinggi di Indonesia, dengan warna kilauan emas yang mampu mencuri perhatian. Taman Alam Lumbini ini  merupakan replika Pagoda Shwedagon atau juga disebut pagoda emas Yangon yang ada di Myanmar.Replika ini pernah dicatatkan pada rekor MURI lho dalam kategori stupa tertinggi di Indonesia. Kereenn!!!

Gambar 9. Gereja Annai Velangkani (source: wikipedia.com)
Gambar 9. Gereja Annai Velangkani (source: wikipedia.com)
Gambar 10.. Mesjid Raya (Source: wikipedia.org/)
Gambar 10.. Mesjid Raya (Source: wikipedia.org/)

                Atap berundak sekilas mirip dengan bangunan kuil umat Hindu di India. Namun jika diperhatikan lebih seksama, di beberapa pucuk atap tertancap simbol salib.Bangunan unik itu ternyata berfungsi sebagai gereja bagi umat Katolik keturunan Tamil India di Medan yang dikenal sebagai Gereja Annai Velangkanni.Selain itu terdapat Mesjid Raya Al Mashun dengan gaya arsitektur khas Timur Tengah menjadi objek wisata rohani menarik lainnya yang patut kamu kunjungi. Beragamnya tempat wisata rohani ini menunjukkan adanya saling tenggang rasa dan saling menghargai satu sama lain umat beragama di Indonesia. Hmm,, makin bangga deh jadi Warga Negara Indonesia.

Masih banyak lagi tempat wisata alam maupun wisata lainnya yang dapat kamu kunjungi di Sumatera Utara. Nah, itu baru sepenggal tempat dari 1/34 total provinsi di Indonesia, belum lagi budaya, kuliner, bahkan keberagaman lainnya. Tentu masih banyak lagi harta-harta karun lainnya yang bakal memukau kita semua. Lantas masih mau bilang Indonesia ga se-keren Thailand, atau seindah Hawai? Atau mau bilang Indonesia gitu-gitu aja? Yuk, mari jelajahi Indonesia, kamu akan dibuat terkagum-kagum akan keindahan dan keagungan Yang Maha Kuasa.

.

.

Notes: Untuk foto diambil dari internet untuk memperkuat hasil tangkapan gambar, karena terakhir ke sana sekita 6 tahun lalu saat kamera HP pribadi belum secanggih saat ini.

Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau17%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG YESI TANIA AFRIANTI

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara