Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Legenda Bulutangkis Indonesia Susy Susanti Jadi Kabid Binpres PBSI

bagas reza murti
bagas reza murti
0 Komentar
Legenda Bulutangkis Indonesia Susy Susanti Jadi Kabid Binpres PBSI
Susy Susanti diwawancarai oleh awak media sesaat setelah pelantikan © badmintonindonesia.org

Kabar Baik dari Bulutangkis Indonesia. Legenda Hidup Bulutangkis Indonesia, Susy Susanti resmi ditunjuk menjadi Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan prestasi (Binpres) pengurus PBSI periode 2016-2020. Hal ini diketahui dalam peresmian pengurus pusat PBSI di Hotel Century Senayan, pada Minggu (19/1). Ketua KONI Pusat Tono Suratman secara langsung melantik pengurus PBSI periode 2016-2020.

Susy Susanti merupakan salah satu legenda bulutangkis yang dimiliki Indonesia di nomor tunggal putri.  Di era 1980 hingga pertengahan 1990, Susy mendominasi tunggal putri dunia. Dia mendapatkan empat trofi All England, lima kali juara Indonesia Open, Enam medali emas gRAND Prix dunia, dan menjadi atlet Indonesia pertama yang merebut medali Olimpiade 1992 di Barcelona. Ia juga ikut dalam tim Indonesia yang menjuarai Piala Sudirman 1989 dan dua kali menjauarai Piala Uber pada 1994 dan 1996. Atas prestasi itu pula dia masuk dalam jajaran Hall of Fame OLEH Badminton World federation (BWF) tahun 2004.

Hingga saat ini, capaiannya merupakan yang terbaik di sektor Putri. Belum ada atlet bluutangkis putri yang mampu menyamai capaiannya. Bahkan, untuk masuk peringkat sepuluh besar BWF saja. Saat ini, peringkat tertinggi BWF untuk sektor putri yaitu Lindaweni Fanetri yang menempati peringkat 39.

Dilansir dari laman resmi PBSI badmintonindonesia.org, Susy telah menetapkan sejumlah target pada tahun 2017 ini. “Kejuaran All England menjadi target pertama yang berlangsung di Birmingham pada 7-12 Maret 2017, Lalu ada Piala Sudirman di Gold Coast, Australia pada 21-28 Mei. Setelah itu, adalah gelaran BWF World Championship 2017 di Glasgow 21-27 Agustus 2017.,”tuturnya.

Baca Juga

Dalam perekrutan atlet kali ini, Susy menyatakan ada perbedaan dengan perekrutan atlet sebelumnya.  Susy kembali menghidupka pembagian kategori atlet di pelatnas. Pemain Utama dan pemain pratama “Pemilihan atlet pratama yaitu diliat dari usia, potensi, semangat, dan attitude. Pemain-pemain junior punya waktu yang masih panjang karena usia mereka masih muda, ini menjadi prioritas kami karena kami juga ingin ada regenerasi, paling tidak ada pemain lapis pertama (elit), lapis kedua dan lapis ketiga,” jelas Susy. 

Untuk level Junior, Susy juga menargetkan dua kejuaraan untuk level pratama. “Pertama, kejuaraan Asia Junior Championship 2017 pada 1-9 Juli 2017. Yang kedua adalah BWF World junior Championship yang dihelat Oktober 2017. Indonesia sendiri akan jadi tuan rumah kejuaraan tersebut. Semoga pemain bisa lebih termotivasi karena ingin mencetak prestasi di tanah sendiri,"ujar istri Alan Budikusuma ini.

Ditunjuknya Susy sebagai Kabid Binpres sekaligus menggantikan Kabid sebelumnya, yaitu Rexy Mainaki. Sementara untuk Ketua Umum PBSI dijabat oleh Wiranto setelah periode sebelumnya dijabat oleh Gita Wirjawan. Harapan dan optimisme sedang tinggi-tingginya setelah pelantikan pengurus PBSI.  Mari kita dukung dan doakan segenap Pengurus PBSI agar Bulutangkis Indonesia bisa kembali meraih kejayaan. Salut!!


Sumber :badmintoindonesia.org

Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGAS REZA MURTI

Liverpudlian. War-Movie Addict ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie