Lupa Sandi?

Karena Laut, Indonesia Bebas Gelap

Moh. Rizky Nanda Hadju
Moh. Rizky Nanda Hadju
0 Komentar
Karena Laut, Indonesia Bebas Gelap

Tentu Anda masih ingat salah satu adegan di film Life of Pi dimana Pi dan sang harimau dikelilingi oleh laut yang mengeluarkan cahaya berwarna biru di malam hari. Yang lebih keren lagi, bukan hanya lautnya yang bercahaya, namun perahu dan hewan-hewan laut di sekitarnya, termasuk si paus juga bercahaya biru terang. Adegan yang terdapat dalam film yang disutradarai oleh Ang Lee tersebut bukanlah rekayasa, namun sebuah fenomena alam yang benar-benar terjadi dan kita pun bisa mengalaminya.

Dikutip dari sekedarinfo, Fenomena laut bercahaya ini sebenarnya mirip dengan kunang-kunang di malam hari. Anda tentu tahu kunang-kunang, si serangga yang bisa bersinar di kegelapan malam. Nah, di permukaan laut juga terdapat makhluk yang mampu mengeluarkan cahaya seperti si kunang-kunang. Hewan laut yang mampu mengeluarkan cahaya seperti kunang-kunang adalah bioluminesencent algae dan sudah menjadi sasaran para peneliti  dalam meminimalisir keterbatan listrik. Sayangnya, hewan ini bisa dengan mudah ditemukan di Danau Gippsland Australia, Selat Mosquito Amerika Serikat, dan Falmouth Jamaika sehingga tidak bisa dimanfaatkan di Indonesia dalam maksud yang sama.

Tetapi jangan kawatir!

Tahukan Anda? Letak geografis Indonesia dengan ribuan pulau membentang menjadikannya sebagai "Negara Bebas Gelap".

Kok bisa? Iya dong.

Aliran arus laut yang melintas baik dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia maupun sebaliknya ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik.

ENERGI LAUT SEBAGAI SOLUSI KETERBATASAN LISTRIK

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat menyebabkan permintaan daya listrik yang semakin tinggi, karena listrik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar pembangkit listrik yang ada di Indonesia menggunakan energi konvensional, yaitu energi yang tidak dapat diperbaharui, sehingga tidak hanya berdampak pada krisis kekurangan energi tetapi juga berdampak pada krisis lingkungan hidup. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan energi yang bisa diperbaharui dan lebih ramah lingkungan yang tersedia melimpah dari alam.

Potensi arus laut di Indonesia sangat besar sehingga dapat dimanfaatkan untuk tenaga arus laut, karena Indonesia adalah tempat pertemuan arus laut yang diakibatkan oleh pasang surut dominan di Samudera Hindia dengan periode sekitar 12 jam dan pasang surut dominan di Samudera Pasifik dengan periode lebih kurang 24 jam. Fenomena pasang dan surut air laut akibat rotasi bumi dan bulan mengelilingi matahari mengakibatkan perbedaan arus laut dari beda ketinggian saat laut pasang dan surut. Perubahan kecepatan arus laut tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dan dapat menghasilkan energi listrik.

Asosiasi Energi Laut Indonesia (ASELI) mengemukakan bahwa secara teoritis total sumber daya energi arus laut sangat melimpah, meliputi energi dari panas laut, gelombang laut, dan arus laut yang dapat mencapai 727.000 MW. Namun demikian, potensi energi arus laut yang dapat dimanfaatkan dengan menggunakan teknologi sekarang dan secara praktis yang memungkinkan untuk dikembangkan berkisar antara 49.000 MW. Diantara potensi besar tersebut, industri energi laut yang paling siap adalah industri berbasis teknologi gelombang, arus, dan pasang surut dengan potensi praktis sebesar 6.000 MW. Berdasarkan data dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), permintaan energi akan terus meningkat dari tahun ke tahun, diprediksikan sepuluh tahun kedepan kenaikan permintaan menjadi 9% setiap tahunnya, sementara sumber energi konvensional yang merupakan sumber energi utama di Indonesia masih terbatas.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Seiring dengan berkembangnya teknologi, konversi energi arus laut menjadi energi listrik sudah mulai diimplementasikan seperti di Selat Madura dan Selat Larantuka Flores. Semua akan terus berkembang apabila potensi energi laut di Indonesia terus diteliti dan dikembangkan secara berkala agar bisa menghadapi bencana krisis energi karena penyediaan sumber listrik yang masih belum merata.

Keren kan Indonesia?

Pastinya, karena Indonesia adalah negeri dengan jutaan kekayaan sumber daya alam dan Laut adalah salah satunya yang banyak tidak disadari akan beragam manfaatnya.

Inilah sesungguhnya Indonesia ^_^

"Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2"

Sumber : Moh. Rizky Nanda Hadju, S.Kel

"Menulis Kabar Baik"

#MenulisKabarBaik #GoodNews #GoodNewsFromIndonesia #Indonesia #GNFI

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MOH. RIZKY NANDA HADJU

Moh. Rizky Nanda Hadju is marine scientist, researcher, and volunteer. He holds Bachelor in Marine Science Department from University of Brawijaya. He has interest in Physical Oceanography. He was ele ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie