Lupa Sandi?

Berpulangnya Sang Jenderal Besar

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Berpulangnya Sang Jenderal Besar

Hari ini 66 tahun lalu, Soedirman meminta Siti Alfiah istrinya untuk menuntun membaca kalimat syahadat. Inilah menjadi akhir dari perjuangan Jenderal Besar Soedirman dalam memerangi penjajah dan sakitnya. Dengan tuberkolosis yang menyerang paru-parunya, Sudirman bersikeras untuk bergerilya di hutan. “Yang sakit Sudirman, Panglima Besar tidak pernah sakit”, katanya pada Presiden Soekarno yang memintanya beristirahat.

Sakit Soedirman adalah kisah yang panjang. Sepanjang usahanya untuk membawa negara memperoleh kemerdekaan hakiki. Kami mencatat kisah panjang sakitnya sang Jenderal Besar, hingga ia dijemput sang Khalik di usia muda, 34 tahun.

Berpulangnya Sanga Jenderal Besar

Dari berbagai sumber.

Pilih BanggaBangga54%
Pilih SedihSedih29%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau11%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata