Lupa Sandi?

Kupas Tuntas Biodiversitas Indonesia

Muhammad Farhan  Adyn
Muhammad Farhan Adyn
0 Komentar
Kupas Tuntas Biodiversitas Indonesia

Indonesia. Satu kata berjuta warna dan kekayaan yang tersirat di dalamnya. Semua orang tentu setuju dengan penyataan ini. Sebab, pernyataan ini bukan opini sebelah pihak saja, Namun fakta-fakta yang ada turut mempertegas pernyataan ini. Potensi sumber daya manusia dan alamnya sama-sama tinggi. Jika boleh dikhususkan, potensi “Keanekaragaman Hayati”, Indonesia salah satu jagoannya.

Dianugerahi dengan kondisi geografis yang strategis, pun dengan iklim tropis mendukungnya, membuat Indonesia menjadi hunian yang nyaman nan ideal bagi berbagai flora dan fauna. Terlebih, ekosistem yang di dominasi oleh hutan hujan tropis serta berbagai ekosistem perairannya menyebabkan keanekaragaman hayati, atau akrab disebut dengan biodiversitas, berlimpah ruah. Sebut saja yang unik, indah atau bahkan yang hanya dapat ditemukan di Indonesia ,semua hadir di sini.

Cendrawasih Merah (Paradisaea rubra). Foto: timlaman.com
Cendrawasih Merah (Paradisaea rubra). Foto: timlaman.com
Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)
Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)

Pada salah satu artikel mongabay.com (21/5) memaparkan, secara keseluruhan, Indonesia menempati posisi ketiga dalam negara-negara dengan tingkat biodiversitas di dunia! Sedikitnya, Indonesia menyumbangkan 16,2% jenis burung; 4,6% jenis amfibi; 12,2% jenis mamalia; 7,1% jenis reptil; 14,1% jenis ikan dan 10,9% jenis tumbuhan berpembuluh, tingkat kekayaan biodiversitasnya pada dunia. Mungkin data ini sewaktu-waktu akan berubah. Sebab masih banyak daerah-daerah pelosok yang bahkan belum terjamah oleh para peneliti, berpotensi meningkatkan data yang tersaji saat ini.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Berbicara tentang potensi biodiversitas di Indonesia, potensi negeri ini memiliki nilai indeks manfaat biodiversitas GEF sebesar 90.0 pada tahun 2005 (GEF benefits index for biodiversity adalah indeks gabungan dari potensi keanekaragaman hayati berdasarkan pada spesies terwakili dalam setiap negara, status ancaman mereka, dan keanekaragaman jenis habitat di masing-masing negara). Dan indeks Indonesia ini berada di peringkat 4 di dunia dari 205 negara yang terevaluasi oleh Global Environment Facility (GEF)!

Namun dalam selang tiga tahun, nilai indeks ini menurun menjadi 81.0 di tahun 2008.  Penurunan indeks ini dipicu oleh berbagai isu seperti deforestasi, perburuan dan perdagangan satwa terlindungi, konflik lingkungan serta perubahan iklim global, sehingga mengancam keberadaan hayati di negeri ini

Grafik Potensi Biodiversitas Indonesia (Sumber: purposeplus.com)
Grafik Potensi Biodiversitas Indonesia (Sumber: purposeplus.com)

So, sebagai bentuk kebanggaan kita pada kekayaan alam negeri ini bukan hanya memamerkannya pada dunia, namun juga peduli terhadapnya. Selama kita yakin dan terus berbenah diri, harapan itu akan selalu ada agar tetap lestari.

#menuliskabarbaik

"Indonesia adalah satu-satunya tempat di bumi di mana badak, orangutan, gajah, beruang dan harimau dapat ditemukan hidup dalam hutan yang sama"

Rhett A. Butler/mongabay.com

 

"Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2"


Sumber : mongabay.com

                    purposeplus.com

                    nationmaster.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MUHAMMAD FARHAN ADYN

Terjebak dalam surga dunia, Indonesia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Wajib Tahu! Tiga Satwa Yang Menjadi Maskot Indonesia

Agatha Olivia Victoria3 minggu yang lalu

Satu-Satunya Ikan Yang Bisa Berjalan Ini Hidup di Kalimantan

Agatha Olivia Victoriasatu bulan yang lalu

Pulau di Bima ini Penuh Dengan Ular. Tak Berbisa

Akhyari Hanantosatu bulan yang lalu

Tanaman Rempah Indonesia Hadir di Belanda

Adriani Zulivansatu bulan yang lalu
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas