Lupa Sandi?

Tak Cuma Daun, Batang Pohon Pun Enak Dimasak

Ahda Fariha
Ahda Fariha
0 Komentar
Tak Cuma Daun, Batang Pohon Pun Enak Dimasak

Indonesia mempunyai ragam kuliner yang tiada tanding. Dengan bumbu, rempah, bahan dasar, dan teknik memasak yang beragam, terciptalah rasa yang khas dan lezat dari masing-masing daerah. Tak salah kemudian jika Indonesia dikenal sebagai surga wisata kuliner.

Apabila kita sering menjumpai kuliner berbahan dasar daun atau buah untuk dimasak, batang pohon ini nyatanya juga bisa. Beberapa batang pohon di Indonesia ternyata memiliki rasa yang lezat bila dimasak. Jika sudah disajikan dalam mangkok, pasti tak ada yang mengira bahwa hidangan tersebut adalah batang dari sebuah pohon.

Lantas batang pohon apa saja yang bisa dibuat hidangan?

Batang Bambu

Apabila biasanya kita menjumpai batang bambu menjadi tiang bendera atau untuk tusuk sate sudah biasa. Kalau batang bambu dibuat sayur? Itu juga biasa, asalkan batang bambu yang digunakan itu batang yang masih muda.

Batang bambu yang memiliki ciri warna yang kekuning-kuningan ini bisa dimasak yang dikenal dengan nama rebung. Rebung sangat mudah didapat saat musim hujan.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
©kesekolah.com

Tanaman yang muncul di pangkal batang bambu ini mulai dipanen saat tingginya mencapai sekitar 20cm. Jika tidak segera dipanen, rebung akan tumbuh menjadi batang bambu dalam waktu 2 sampai 3 bulan kemudian.

Jangan salah, masakan dari batang bambu ini sangat nikmat disantap. Batang bambu bisa ditumis atau disayur dengan kuah. Beberapa daerah di Indonesia menggunakan batang bambu untuk hidangan mereka sehari-hari.

Batang Rotan

Yang satu ini hampir mirip dengan sayur batang bambu tadi. Batang rotan yang dimasak berasal dari tunas atau pucuk rotan yang baru saja tumbuh. Pucuk rotan ini dapat dijumpai di berbagai sajian Nusantara, terlebih banyak ditemukan di daerah penghasil rotan.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
©backpackerjakarta.com

Seperti di Kalimantan Tengah dan Aceh, pucuk rotan ini dikenal dengan nama umbut. Umbut ini dapat diolah ke dalam berbagai masakan. Ada yang ditumis, dibuat sayur atau kuah hingga dicampur dengan bahan lain seperti ikan atau udang.

Di daerah Aceh misalnya, masakan dari pucuk rotan ini yang terkenal adalah sayur anyang pucuk rotan. Masakan anyang yang hampir mirip dengan urapnya orang Jawa ini ternyata menjadi salah satu hidangan wajib saat bulan puasa.

Batang Pisang

Batang pisang bisa dimakan? Tentu saja bisa. Meski terdengar aneh bagi yang tidak biasa, berbeda dengan masyarakat Bali yang kerap menggunakan batang pisang untuk dijadikan sebuah hidangan.

Pohon pisang memang memiliki segudang manfaat di seluruh bagiannya, tak terkecuali batang pohonnya yang ternyata bisa dimakan. Seperti batang rotan dan batang bambu, untuk memasak batang pisang juga digunakan batang pohon yang muda atau dari anak pohon pisang.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
©infokecantikan.com

Memasak pohon pisang untuk dijadikan sebuah hidangan juga cukup mudah. Cukup dimasak dengan dicampurkan daging atau tulang berkuah, hidangan pohon pisang ini siap disantap. Dikenal dengan nama sayur Ares, masakan ini seringkali dihidangkan saat upacara keagamaan di Bali. Tak perlu sulit menemukan sayur Ares ini, karena masakan ini kini banyak dijual di rumah-rumah makan Bali.

Berbeda dengan Bali, masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan juga tak asing dengan masakan yang berbahan dasar pohon pisang ini. Biasanya masyarakat setempat mengolahnya menjadi gulai. Saat upacara perkawinan, sayur ini menjadi hidangan wajib mereka.

Batang Talas

Talas menjadi umbi-umbian yang sudah tak asing bagi kita. Seperti ketiga batang pohon yang sudah disebutkan, untuk memasak batang talas juga menggunakan bagian yang masih muda.

Batang talas bisa ditumis, dibuat kuah seperti lumbu, atau dimasak bersama santan, atau biasa dikenal dengan sebutan Lompong. Membuatnya juga mudah dan menggunakan bumbu umum yang tersedia di dapur pada umumnya.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
©cuteabis.com

Untuk memasak batang talas sendiri ada tips yang harus diperhatikan untuk menghilangkan rasa gatal. Mula-mula kupas kulit batang talas terlebih dahulu hingga bersih, kemudian dipotong-potong sesuai selera dan direbus dalam air mendidih hingga masak.

Itu baru tiga jenis batang pohon. Pastinya masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang menggunakan batang-batang untuk hidangan yang tak kalah lezat disantap. Selamat makan!


Sumber : diolah dari berbagai sumber

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AHDA FARIHA

art - poetry ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata