Brand fashion lokal CLAD.CO meluncurkan koleksi pakaian dalam terbaru mereka dengan desain masyarakat urban Indonesia, yang disebut “Jalanan”.

Koleksi “Jalanan” ini merupakan kisah sehari-hari tentang berbagai hal menarik dan menghibur yang sering kita temui di jalan, seperti mangkok ayam atau kucing jalanan di warung kaki lima. Rangkaian cerita-cerita kecil tersebut membentuk budaya unik tersendiri yang umum kita temui di Jalanan.

“Kami ingin CLAD.CO menjadi sumber inspirasi bagi kawula muda untuk berpikir kreatif dan lebih mencintai budaya lokal lewat produk-produk yang kami kemas secara unik.” ucap Raissa, salah satu founder sekaligus desainer CLAD.CO.

Koleksi ini mempunyai 6 macam desain yang unik, yaitu Kucing Jalanan, Kaki Lima, Warung Kopi, Gadis Pantura, Salero Ambo (Makanan Padang), dan Macet. Desain tersebut hadir dalam dua siluet celana andalan yaitu Mary-Lou/brief untuk model klasik dan Zoey/ Bikini untuk para pelanggan yang menyukai celana berpotongan mini.

Koleksi desain "Jalanan". Image: CLAD.CO
Koleksi desain "Jalanan". Image: CLAD.CO

Seperti koleksi sebelumnya yang juga pernah dirilis GNFI, setiap desain digambar dengan tangan dicetak di bahan katun yang lembut di kulit. Namun, jika koleksi sebelumnya full color, koleksi ini menggunakan gaya sketsa dengan tinta biru indigo. Sesuai dengan permintaan konsumen, koleksi ini dibuat dengan katun yang lebih tipis dan adem.

Berkembangnya pasar dan penggemar CLAD.CO, membuat Raissa dan Amanda terpacu untuk menambahkan fasilitas bagi para pembeli. Hal inilah yang membuat keduanya akhirnya memutuskan untuk menyediakan jasa pengiriman ke seluruh dunia.

Koleksi Kucing Jalanan, Image: CLAD.CO.
Koleksi Kucing Jalanan, Image: CLAD.CO.

“Kebetulan di Bulan Desember 2016 kemarin kami sempat di undang ke Bazaar di Singapore, mungkin ini tanda buat kita untuk lebih meningkatkan pelayanan sehingga tidak hanya orang Indonesia saja yang bisa menikmati produk CLAD.CO,” ucap Amanda.

Untuk kedepannya, CLAD.CO akan terus berusaha untuk melakukan kreasi inovatif dengan bekerjasama dengan banyak desainer dari Indonesia sebagai upaya mengusung bakat-bakat lokal ke dalam dunia yang lebih nyata dan besar.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu