Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Korupsi Menular pada yang Tak Bermoral  

Muhammad Multazam
Muhammad Multazam
0 Komentar
Korupsi Menular pada yang Tak Bermoral   
Ilustrasi Koruptor © http://www.repelita.com/

Indonesia Negara kepulau yang begitu besar dan luas, memiliki populasi penduduk yang begitu tinggi sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kependuduk terbesar ke-4 di dunia setelah negara China, India dan Amerika Serikat. Penduduk yang begitu banyak menciptakan berbagai cerita dan realita dalam tanda kutip masalah yang begitu banyak, pertumbuhan permasalahan yang ada di Indonesia sebanding dengan populasi penduduk Indonesia sendiri, inilah fenomena saat ini sehingga menggapa setiap kita membaca berita  pasti ada saja permasalahan baru ataupun permasalahan lama yang tidak kunjung usai

Masalah yang paling umum adalah kesenjangan sosial ini tentunya di sebabkan oleh faktor kemiskinan, kemiskinan sendiri biasanya di sebabkan oleh banyaknya pengangguran, pengangguran di akibatkan oleh kuranya pendidikan walaupun program pemerintah wajib sekolah 9 tahun namun ini seperti tidak berlaku bagi semua anak-anak, dewasa ini begitu sering kita melihat anak-anak yang sepantasnya belajar di kelas namun banting tulang, bekerja di jalanan apakah itu mengamen, mengemis dl

Ada pendapat yang mengatakan pendidikan tidak menentukan seorang akan hidup dalam kesenjangan atau tidaknya, namun pendidikan hanya lebih kepada pembangunan karakter dan moral, ketika setiap kita anak bangsa Indonesia telah memiliki karakter yang kuat dan moral tinggi di seimbangi juga dengan skill (apapun skill tersebut selama positif) dijamin tidak bakalan ada yang namanya pengangguran sehingga Indonesia bisa menjadi Negara makmur kerena setiap orang telah memiliki pekerjaan yang jelas.

Moralitas pada dasarnya adalah hal utama yang harus di dapatkan oleh setiap anak baik itu yang beruntuk mendapat pendidikan di lembaga pendidikan resmi ataupun mereka yang lalu lalang di jalanan. Sekolah mestinya harus lebih menguatkan pendidikan di segi pengembangan moralitas dan karakter, karena cerita bangsa kedepanya akan begitu berkaitan dengan pembentukan moralitas generasi bangsa hari ini, kita tentunya tidak ingin di masa depan mendengar berita bahwa gubernur ini korupsi, kepala dinas ini korupsi dan lain sebagainya hanya karena pendidikan moral mereka waktu kecil kurang atau mungkin tidak ada, oleh karenanya moral adalah hal begitu penting

Baca Juga

KORUPSI SEBAGAI MASALAH

Percaya atau tidak yang jelas moralitas begitu amat sangat menentukan cerita masa depan suatu bangsa. Yang lalu biarlah berlalu, Lebih baik kita mencoba memperbaiki hal yang akan datang dari pada terus menyelasali hal yang sudah berlalu, mungkin fenomena pejabat menjadi tersangka koruptor di Indonesia sejak beberapa tahun belakangan begitu amat sangat mencengangkan, apakah mereka para koruptor lupa dengan perjuangan pahlawan Indoensia masa lalu dalam memperjuangkan negeri ini sehingga begitu mudahnya melakukan hal yang memaluka demikian, ataukah mereka telah terlena oleh jabatan sehingga memegang prinsip “lakukan apapun saat engkau memiliki jabatan karena suatu saat jabatan akan tinggalkan engkau” sehingga menghalalkan korupsi hanya untuk kesenangan semata

Korupsi mungkin kata-katanya begitu simple hanya tujuh huruf, namun maknanya begitu mendalam, sedangkan di saat kata indah nan mematikan tersebut menambah imbuhan –or di akhirannya maknanya akan menjadi berbeda, makna tersebut seketika berubah menjadi seorang yang melalukan korupsi, dan kata-kata itulah yang saat ini begitu sering kita dengan di pemberitaan-pemberitaan yang ada, apakah itu di media televisi, media cetak ataupun online, setiap harinya kita menerima ada saja pejabat yang melakukan korupsi di negeri ini, sehingga rasanya kita telah bosan mengkonsumsi berita yang itu-itu saja, yang notabennya hanya masalah pejabat yang memakan uang Negara yang pada dasanya mereka tidak ada hak sedikitpun akan uang tersebut, yang notabennya masih banyak masyarakat di negeri ini yang membutuhkan uang tersebut, mereka lupa akan amanah yang di berikan dan janji yang telah mereka buat sendiri

Konon banyak yang menpeleskan bahwa koas termahal adalah kaos yang menuliskan kata TAHANAN KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) lantas mengapa hal demikian bisa terjadi, betul memang hal tersebut hanya lulucon yang sering kita lihat di sosial media yang intinya untuk mengundang tawa pengguna sosial media, namun yang harus diperhatikan adalah mengapa creator kreatif tersebut bisa memaparkan demikian, ini jelas ada sebabnya, yang pertama ya memang hal tersebut sangat benar, bagi kita yang ingin menggunakan kaos yang bertuliskan TAHANAN KPK resmi yang di terbitkan oleh KPK maka setidaknya harus melakukan korupsi uang Negara diatas Rp.1 M ya begitu cukup mahal, 1 M hanya untuk 1 kaos.

Korupsi merupakan masalah besar, memang bagi mereka yang tidak memiliki kepentingan disini tidak akan merasa rugi dengan begitu banyaknya koruptor-koruptor yang terus berkembang seperti serangga yang sekali berkembang biak bisa puluhan bahkan ratusan, inilah gambaran koruptor di Indonesia saat ini, perbandingan pertumbuhan antara pejabab dengan koruptor ketika dibandingkan bisa di presentase begitu berbanding lurus, semakin banyaknya pejabab maka semakin banyak pula koruptor di negeri ini, hal yang bisa dilakukan mungkin bisa kembali ke prinsi serangga tadi yaitu di basmi sekaligus, ketika menjumpai satu instansi yang melakukan korupsi maka harus di periksa semua mulai dari atasnan sampai yang paling bawah

Moralitas yang rendah membuat menjalarnya korupsi begitu mudah, menular dengan sendirinya tanpa harus di tular oleh mereka yang telah senior dibidang ini, aneh memang bagaimana bisa satu hal menular tanpa di tular, kalau ada yang berpendapat adanya virus-virus kecil yang tidak terlihat membawa tertularnya penyakit ini mungkin itu benar, mungkin vaksin terbaik untuk menghindari penyakin ini adlaah dengan Penanaman nilai moral dan karakter yang kuat di saat masa muda tentunya menjadi solusi seperti yang sempat di singgung di awal bahwa moral begitu penting untuk cerita masa depan republic ini, pada dasarnya moral dan karakter bisa di dapat di berbagai tempat tidak hanya dari lembaga pendidikan, namun lembaga pendidikan memiliki peranan penting dan begitu besar dalam menankan nilai-nilai moral dan karakter yang baik yang nanti kedepannya akan begitu amat sangat penting dalam perkembangan generasi bangsa Indonesia

Mereka yang melakukan korupsi bisa dibilang mereka yang tidak memiliki moral dan karakter yang kuat, mungkin saja mereka memang tidak mendapatkan pendidikan moral di masa pertumbuhanya, atau mungkin saja nafsu telah membuat mereka lupa akan pendidikan moral yang telah di tanamkan, ada saja moral seorang yang bisa di kalahkan oleh nafsu, hal ini mestinya bisa di hindari oleh mereka yang memiliki jabatan, semestinya mereka bisa selalu memengang prinsip pendidikan moral yang pernah di dapatkan sehingga bisa menjauhkan diri dari perbuatan yang haram pastinya dan memalukan tersebut

 

DAMPAK

Segala hal yang kita lakukan pastinya memiliki dampak, apa itu positif atau negatif pasti menimbulkan suatu dampak, dampak yang di timbulkan tentunya juga beragam, apakah itu dampak kecil atau mungkin dampak besar yang, atau mungkin dampak sesaaat atau juga dampak yang berkelanjutan, atau juga mungkin menambah pahala atau mungkin menambah dosa, hal tersebut akan terus sejalan dengan apa yang pernah kita pernuat atau lakukan, ketika kita melakukan hal yang baik, maka inpact yang akan kita rasakan juga baik, begitu sebaliknya saat hal buruk yang kita lakukan maka inpact juga akan ikut buruk bahkan pandangan orang akan menjadi begitu buruk kepada kita

Suatu dampak yang sangat berpengaruh dalam hari hari kita dan yang mesti kita ingat adalah ketika kita melakukan hal buruk maka untuk mengembalikan pandangan seorang kepada kita menjadi menjadi baik itu begitu amat sangat sulit, sebaliknya ketika biasa kita baik dan sekali kita melakukan hal buruk makan dengan cepat orang akan mengklaim kita buruk, jadi kaitanya dengan korupsi adalah ketika kita sekali melakukan korupsi maka orang akan mengklaim kita sebagai tukang korupsi bahkan akan menganggap kita telah melakukan banyak korupsi lain sebelum kita di tangkap tersebut

Korupsi memiliki dampak yang begitu buruk oleh sebabnya kita selaku orang yang memiliki moral dan karakter kuat sebaiknya menghindari hal tersebut, ketika jabatan di tangan kita maka akan begitu banyak godaan bagi kita untuk melakukan korupsi apakah itu dalam skala kecil atau bahkan skala besar, ketika kita masih memiliki moral dan karakter yang jelas maka godaan tersebut akan kalah dan akhirnya semua godaan-godaan tersebut akan hilang entah kemana, godaan yang hanya nafsu belaka tersebut lambat laun akan menjadi bosan berada dalam diri kita, karena hakikat nafsu adalah dari setan, ketika kita menuruti nafsu sama dengan kita menuruti setan.

Dampak nyata dari korupsi adalah merugikan Negara dan masyarakat, contoh yang paling umum adalah ketika kita menjadi pimpinan di suatu instansi dan di saat yang bersamaan sedang adanya rencana pembangunan, dengan segala godaan ketika kita tidak memiliki moral dan kakter maka kita akan mencoba melakukan korupksi anggaran, anggaran yang dikeluarkan akan kita curi dengan begitu liciknya, bisa saja kita menguragi bahan atau kualitas bahan yang berdampak pada hasil pembangunan yang ada, dan ini sangat buruk ketika pembangunan yang dilakukan tidak maksimal, bayangkan berapa kerugian Negara apabila harus kembali melakuakan pengrehapan bangunan tersebut

Masa depan suatu bangsa seutuhnya di tentukan oleh anak muda bangsa hari ini, maka solusi yang tepat dan cermat ketika suatu bangsa ingin meciptakan cerita yang baik maka yang harus amat sangat di benah adalah anak mudanya, sama halnya solusi yang paling cermat untuk memberantas korupsi di Indonesia adalah dengan membangun moral dan karakter anak muda Indonesia sendiri sejak dini, jangan biarkan karakter korupsi  di turunkan kepada mereka anak muda Indonesia hari ini. Namun karakter yang harus di trurunkan adalah mengatakan tidak pada korupsi, ketika ini bisa dilakukang mungkin di generasi Indonesia masa depan tidak ada lagi yang namanya KPK, karena tidak adnya lagi koruptor yang harus di berantas

Hal tersebut bukan tidak mungkin ketika semua pihak mau berupaya bekerja keras untuk menyukseskan cita-cita bangsa, tetap berantas koruptor hari ini, jangan sisakan satupun, karena ini mungkin akan fatal akibatnya ketika akar-akar koruptor masih menjalar, maka kita harus terberjaga-jaga jangan sampai akar tersebut sampai ke generasi muda sehingga mereka generasi muda mengikuti bahkan menjadikan ini sebagai tradisi di kemudian hari, yang jelas adalah moralitas dan karakter untuk menjauhi korupsi harus terur di tanamkan

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih100%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MUHAMMAD MULTAZAM

Blogger di www.mltazam.com ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara