Satelit Kebanggaan Ini Telah Melalui Fase Pembentangan Panel Surya

Satelit Kebanggaan Ini Telah Melalui Fase Pembentangan Panel Surya

Satelit Telkom 3S © Thales Alenia Space

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Satelit Telkom 3S yang berhasil diluncurkan pada Rabu 04.39 WIB yang lalu dari Guiana Space Center, Kota Kourou, Guyana Perancis dilaporkan telah memasuki tahap pembentangan panel surya. Panel surya ini digunakan sebagai sumber daya listrik yang dibutuhkan untuk mengatur operasional unit satelit.

Seperti diberitakan IndoTelko, meski panel surya telah bekerja, satelit yang digadang-gadang akan mampu mempersatukan Indonesia dari wilayah terluar, terdepan, dan terpencil (3T) ini masih belum beroperasi secara penuh. Karena masih terdapat beberapa tahap lagi sebelum akhirnya pada pertengahan April mendatang mampu beroperasi secara penuh di orbit 118 Bujur Timur.

Kepalay Proyek Satelit Telkom 3S, Tonda Priyanto mengungkapkan,"Setelah Apogee Kick Motor ketiga dinyalakan, tahapan berikutnya adalah deployment solar array (pembukaan panel surya) Satelit Telkom 3S. Semua berjalan normal."

Panel surya ini hanya akan bekerja bila menghadap ke arah matahari, untuk itu satelit buatan Thales Alenia Space bertipe Spacebus 4000b2 ini telah dilengkapi dengan sensor yang mencari arah cahaya. Sehingga mampu mencari arah matahari secara otomaris. Selain panel surya, satelit juga dilengkapi dengan sumber tenaga yang berdurasi belasan tahun yang merupakan bahan bakarnya agar dapat beroprasi.

Tonda juga menjelaskan bahwa bahwa setelah proses Apogee Kick Motor ketiga, satelit akan berputar di orbit geostasioner dengan sudut inklinasi 0 derajat. Artinya satelit telah berada di garis ekuator Bumi dan beredar, namun Satelit Telkom 3S belum berada di tempat "parkir" nya di orbit 118 Bujur Timur.

“Masih perlu manuver sekali lagi di tanggal 23 Februari untuk menempatkan di slot orbit 135.5 Bujur Timur dengan ketinggan yang diharapkan untuk test transponder C standard. Untuk manuver ini kita pakai roket kecil (thruster) yang akan dipakai seumur hidup untuk menjaga posisi (attitude) satelit,” jelasnya.

Satelit Telkom 3S sendiri harus melalui beberapa tahapan yang panjang sebelum akhirnya beroperasi penuh. Seperti apa proses-proses tersebut? Kawan bisa menyimaknya lewat video berikut


Sumber : IndoTelko

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga64%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kampoeng Dolanan di Kota Metropolitan Sebelummnya

Kampoeng Dolanan di Kota Metropolitan

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.