Lupa Sandi?

Tamu adalah Raja, Raja Salman

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Tamu adalah Raja, Raja Salman

Tamu adalah raja. Ungkapan ini populer dalam kehidupan masyarakat Indonesia dan menjadi rujukan dalam melayani tiap tamu yang datang. Terlebih jika tamu yang berkunjung adalah seorang raja dalam arti sesungguhnya, seperti Raja Salman bin Abulaziz Al-Saud.

Raja Arab Saudi tersebut telah tiba di Indonesia Rabu (1/03) siang tadi. Dalam kunjungan kenegaraan ini, rombongan akan mengunjungi Jakarta, Bogor dan Bali selama sembilan hari. Raja Salman datang dengan rombongan besar, yaitu sebanyak 1.500 orang yang terdiri atas 14 menteri dan 25 pangeran. Demi menyambut kedatangan tamu negara ini, Indonesia melakukan berbagai persiapan. Berikut diantaranya.

Pesawat Saudi Arabian SV 6854 yang membawa tangga pesawat, tiba di Halim Perdanakusuma (21/02) sebelum lanjutkan penerbangan ke Denpasar (PT JAS).
Pesawat Saudi Arabian SV 6854 yang membawa tangga pesawat, tiba di Halim Perdanakusuma (21/02) sebelum lanjutkan penerbangan ke Denpasar. © PT JAS

Pengiriman Barang

Sejak 15 Februari lalu, PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Airport Service telah lakukan bongkar muat berbagai barang dari Arab Saudi. Jika biasanya urusan barang tamu negara hanya dilakukan selama tiga hari, khusus Raja Salman ditangani selama nyaris tiga pekan. Hingga kedatangan rombongan, barang-barang tersebut disimpan di gudang Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK) Landasan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga

Rombongan akan lakukan lawatan kenegaraan di Jakarta dan Bogor, lalu berlibur selama hampir sepekan di Bali. Untuk mendukung aktivitas tersebut, Pemerintah Arab Saudi mengirimkan berbagai barang kebutuhan rombongan dari Jakarta hingga Bali, termasuk dua mobil mewah dan sebuah tangga pesawat dengan teknologi setara eskalator.

Pengamanan Bandara

Rombongan Raja Salman tiba di Bandara Halim Perdanakusuma dengan menumpang tujuh pesawat. Pesawat tersebut adalah dua unit Boeing 777/2, dua Boeing 747/1xp, satu Boeing 747/3, satu Boeing 747/4, satu Boeing 757, dan satu Hercules. Notice to Airmen No A0687/17 tentang keterlambatan seluruh penerbangan komersil di Bandara Halim Perdanakusuma hari ini pun dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Sejumlah fasilitas di bandara mengalami perubahan, seperti pembedaan jalur kedatangan penumpang umum dan rombongan Raja Salman. Jalur VIP dan VVIP yang sedianya dapat dilewati penumpang umum, hari ini ditutup sementara. Pengamanan juga dilakukan untuk kedatangan Presiden Joko Widodo yang menyambut langsung kedatangan rombongan di bandara.

Deretan Mercy yang menunggu rombongan Raja Salman (Foto: detikCom)
Deretan Mercy yang menunggu rombongan Raja Salman di Halim Perdanakusuma. © Detik.com

360 Mobil Mewah Disewa

Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PPRI), pengelola transportasi sewa untuk pemerintah, menyediakan 360 mobil mewah bagi rombongan. Seperti dijelaskan pada Detik.com, PRRI menerima permintaan Arab Saudi terhadap spesifikasi mobil yang dibutuhkan yaitu tMercy tipe 80 S Class dan E Class sebanyak 200 unit, serta Alphard, Land Rover dan Lexus. Harga sewa per hari mencapai Rp 5 juta untuk Alphard hingga Rp 22 juta untuk S Class.

Sejak pagi tadi, mobil-mobil mewah ini telah diparkir rapi di depan Gedung Sasana Mangala Praja kawasan Bandara Halim Perdanakusuma. Sebagian mobil dikemudikan langsung oleh pemiliknya, sebagian lain merupakan pengemudi dari pihak penyewaan dan pengemudi dari salah satu jasa taksi kenamaan. Para pengemudi ini telah mendapat latihan khusus dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres).

 Voorijder Polisi Militer yang dampingi perjalanan rombongan Raja Salman. (DetikCom)
Voorijder Polisi Militer yang dampingi perjalanan rombongan Raja Salman. © Detik.com

Pengamanan 10 Ribu Polisi

Kepolisian Republik Indonesia libatkan 10 ribu anggota polisi untuk mengamankan. Sebagai tamu sangat penting negara, Polri bertanggungjawab atas seluruh pengamanan selama tamu berada di Indonesia, jelas Wakil Kapolri Komjen Polisi Syaffrudin pada BBC Indonesia. Anggota Polisi yang terlibat ditempatkan di seluruh wilayah yang akan dikunjungi rombongan, yaitu Jakarta (2.000 personil), Bogor (2.252) dan Bali (5.000).

Selain itu, perjalanan rombongan juga dijaga ketat oleh voorijder  Polisi Militer serta mobil Patroli dan Pengawalan (Patwal) sejak dari bandara menuju Bogor, dan seterusnya. Di Istana Bogor, Raja Salman dikawal parade lengkap pasukan berkuda, Paspampres dan Pasukan Nusantara. 

Persiapan Bogor

Tak hanya Jakarta, Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut melakukan berbagai persiapan. Walikota Bogor Bima Arya jalin kerjasama dengan TNI dan Polri yang turunkan 2.500 personil gabungan. Gerbang tol Jagorawi ditutup selama sejam untuk pastikan lalu lintas aman. Bima juga kerahkan jajarannya untuk tertibkan PKL dan menjaga keindahan kota.

Dinas Pendidikan Kota Bogor bahkan mengerahkan 50 ribu pelajar SD hingga SMA dan 10 ribu tenaga pendidik untuk turun ke jalan siang ini. Mereka memadati jalan yang dilalui rombongan Raja Salman dengan melambaikan bendera Indonesia dan Arab Saudi di kedua tangan.

Makanan Halal dan Hotel Berbahasa Arab

Pemerintah Arab Saudi telah memesan tiga hotel mewah di Jakarta untuk tempat menginap rombongan. Sejumlah kamar yang dipesan merupakan kamar mewah dengan harga mencapai 133 juta rupiah. Belum ada informasi pasti mengenai nama hotel yang dipesan, namun sejumlah media menduga hotel-hotel tersebut berada di kawasan Kuningan Jakarta Selatan sebab berdekatan dengan kantor Kedutaan Besar Arab Saudi.

Pada CNN Indonesia,  manajemen Raffles Hotel Jakarta membenarkan pemesanan hotelnya oleh delegasi Arab Saudi. Selain persiapan normal, hotel ini memastikan bahwa seluruh makanan yang disajikan adalah halal dan menyediakan petugas berbahasa Arab untuk melayani tamu negara tersebut.

Pusat Perbelanjaan Sarinah menyambut rombongan Raja Salman. (Adriani/GNFI)
Pusat Perbelanjaan Sarinah menyambut rombongan Raja Salman. © Adriani/GNFI

Sambutan Pusat Perbelanjaan

Sejak beberapa hari lalu berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta tampak bersiap untuk menyambut rombongan Arab Saudi. Pagi ini sejumlah tulisan sambutan telah dipajang di berbagai sudut pusat perbelanjaan. Sarinah yang populer di AS sebagai memori masa kecil Presiden Obama, adalah salah satunya.

Siang ini seperti pantauan GNFI, sejumlah pengunjung berbahasa Arab yang mengenakan pakaian khas Timur Tengah, tiba di Sarinah. Ditemani pemandu lokal yang mengenakan tanda pengenal kepanitiaan, mereka melihat-lihat berbagai barang yang dipajang di pusat perbelanjaan yang terletak di Jakarta Pusat itu. Sebagaimana diketahui, hanya menteri, pangeran dan 50 perangkat delegasi yang diperkenankan mengikuti rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Bogor. Selebihnya bisa jadi adalah yang ditemui GNFI di Sarinah siang ini.

Setidaknya 1.750 dollar AS dihabiskan tiap wisatawan Arab Saudi yang berkunjung di Indonesia. Pada Kompas Travel, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyebutkan penginapan dan transportasi sebagai angka pengeluaran terbesar. Selama di Indonesia, turis Arab Saudi juga senang mengujungi pusat-pusat perbelanjaan dan membeli produk mode seperti pakaian dan sepatu.

Pilih BanggaBangga43%
Pilih SedihSedih14%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi14%
Pilih TerpukauTerpukau29%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

MENJADI tim hore pers mahasiswa tingkat jurusan, fakultas dan universitas di Universitas Gadjah Mada. SELAMA 13 tahun jungkir balik pelajari dunia komunikasi sambil bekerja. BENCI losyen dan bulu mata ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas