Tiga tim mahasiswa Indonesia berhasil melaju ke babak kedua kompetisi internasional inovasi industri penerbangan. Kompetisi yang bertajuk ‘Fly Your Ideas’ dan diselenggarakan oleh Airbus ini menyaring 50 tim dari total 5.499 peserta dari 89 negara untuk masuk ke babak ke dua. Tiga tim mahasiswa asal Indonesia masuk babak ini yang telah dimulai dari Januari 2017.

Ketiga tim tersebut adalah tim Garuda Ganesha dan Pocket Rocket dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta tim Swing dari Universitas Diponegoro. Mereka mencoba menjawab berbagai tantangan mulai dari segi efisiensi hingga model bisnis dengan inovasi mereka.

Tim Garuda Ganesha mengajukan konsep baru kompartemen barang di kabin yang dapat meningkatkan kenyamanan maupun efisiensi penumpang dalam memuat barang-barangnya.

Image: www.airbus-fyi.com
Image: www.airbus-fyi.com

Sementara itu, Swing mengajukan teknologi canggih SWING: Smart Winglet Controlled by Artificial Intelligence untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar serta aerodinamika pesawat.

Di ranah model bisnis baru, tim Pocket Rocket mengajukan ide Airbus Skyland, sebuah taman hiburan tematik yang “menghidupkan kembali” pesawat Airbus yang sudah tidak terpakai untuk menjadi sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan.

Image: www.airbus-fyi.com
Image: www.airbus-fyi.com

Mereka dipilih oleh panel yang terdiri dari 60 ahli dan inovator Airbus. Proses evaluasi ini berlangsung di empat lokasi operasi Airbus yaitu Perancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris.

Ide inovatif lainnya yang diajukan oleh 50 tim terpilih ini meliputi troli barang robotik, kursi penumpang yang bisa diduduki sejak di luar pesawat, solusi baru untuk pembangkitan energi, serta aplikasi dari teknologi virtual reality. 

Fly Your Ideas adalah sebuah kompetisi unik dan kami bangga dengan keterlibatan karyawan Airbus untuk mendukung kompetisi ini, baik sebagai panel juri, mentor, atau tenaga ahli,” ujar Airbus Executive Vice President Engineering Charles Champion.

Image: www.airbus-fyi.com
Image: www.airbus-fyi.com

“Kami menawarkan para mahasiswa sebuah kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan spesialis senior dari berbagai bidang di industri ini. Sebaliknya, para ahli juga akan mendapatkan manfaat dari interaksi dengan bakat-bakat yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Ini karena mereka semua memiliki semangat yang sama untuk memajukan salah satu industri paling menarik di dunia ini.”

Setiap tim memiliki 100 hari untuk mempertajam dan mengembangkan ide masing-masing.

Lima tim teratas yang memasuki Babak Ketiga akan menghabiskan satu minggu di “ProtoSpace” kantor pusat Airbus untuk mengembangkan prototype, menguji, serta memvisualisasikan ide mereka menggunakan perlengkapan canggih serta panduan khusus dari Airbus.

Tim pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar €30.000, dan runner up akan mendapatkan €15.000.


Sumber : Maverick | Airbus

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu