Lupa Sandi?

Apa Kabar MRT Jakarta?

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Apa Kabar MRT Jakarta?

"Jika konstruksi terus berkembang sebagaimana kini, kami harap pada akhir 2017 sekitar 90 persen dari keseluruhan konstruksi akan selesai," kata Presiden Direktur PT MRT Jakarta William P Sabandar kepada Okezone.

Sebagian besar proses awal pembuatan terowongan telah selesai. Pembangunan stasiun transit akan berlangsung hingga akhir 2018. Lalu selama tiga bulan, pihak terkait akan menguji jaringan sebelum kemudian melayani penumpang umum.

Tiga belas stasiun telah direncanakan dalam tahap pertama pengembangan ini. Rute yang dihubungkan adalah Lebak Bulus, Jakarta Selatan dengan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Setahun kemudian jalur lain akan dibuka, yaitu direncanakan berupa garis memanjang ke utara di Kampung Bandan, Jakarta Utara.

[Baca juga: Inilah Desain Stasiun MRT Jakarta]

Baca Juga

Empat tahun belakangan dan masih terus berlangsung, masyarakat Jakarta mengalami kemacetan yang makin bertambah. Kemacetan diakibatkan penyempitan ruas jalan akibat pekerjaan konstruksi. Namun warga tentu paham, ini hanya sementara. Dukungan masyarakat berupa pemberian kesempatan pada pengembang untuk melakukan tugasnya, bagi pengembang merupakan sesuatu yang sangat berharga.

Demi mendukung penggunaan MRT sebagai layanan transportasi utama, pengembang meminta Pemerintah Jakarta untuk mengeluarkan peraturan tererkait operasional bisnis di sekitar jaringan kereta. Hal tersebut untuk memastikan bahwa penumpang dapat berbelanja, membeli makanan di kafe, dan fasilitas menarik lainnya bagi para pengguna.

[Baca juga: Ini Penampakan Eksterior dan Interior MRT Jakarta]

Mass rapit transportation (MRT) Jakarta dibangun di atas dan bawah tanah. Lebih dari dua pertiga proses pembangunan telah diselesaikan pada akhir Maret lalu. Jalur sepanjang 16 kilometer akan dapat dinikmati warga Jakarta pada awal 2019 mendatang. Ini kurang dari dua tahun lagi!

*Dari berbagai sumber. Topik lain tentang MRT Jakarta dapat dibaca di sini.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih11%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli22%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie