Lupa Sandi?

Kembangkan Alat Lawan Berita Palsu, Pelajar Indonesia Juara Asia Tenggara Kompetisi Microsoft

Indah Gilang  Pusparani
Indah Gilang Pusparani
0 Komentar
Kembangkan Alat Lawan Berita Palsu, Pelajar Indonesia Juara Asia Tenggara Kompetisi Microsoft

Tim CIMOL dari Indonesia memenangkan Microsoft Imagine Cup Asia Tenggara, mengalahkan sembilan tim lainnya dari negara Asia Tenggara lainnya.Tim ini beranggotakan Adinda Putra, Tifani Warnita, dan Feryandi Nurdiantoro dari Institut Teknologi Bandung.

Aplikasi Hoax Analyzer dari Tim CIMOL adalah aplikasi berbasis web yang bertujuan untuk memerangi proliferasi berita palsu atau hoax. Aplikasi ini mampu mengidentifikasi hoax pada sumber informasi tertentu. Tim CIMOL berharap bahwa penemuan mereka akan membantu lebih banyak pengguna untuk memfilter informasi palsu dan memverifikasi sumber klaim sebelum menyebarkannya.

Tim Indonesia akan lanjut ke kompetisi tahap dunia di Seattle, Amerika Serikat pada bulan Juli untuk bersaing dengan 49 tim dari seluruh dunia. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah utama lebih dari 1 Milyar Rupiah, kesempatan bimbingan dengan CEO Microsoft, Satya Nadella, serta hibah dan kredit dari Azure untuk realisasi pemasaran produk.

Selain tim dari Indonesia, Microsoft juga akan menerbangkan tim dari Singapura “HeartSound” dan Filipina “Opticode”, yang merupakan runner up pertama dan kedua kompetisi ini serta tiga tim lainnya ke kompeitisi tingkat global.

Baca Juga
Image: Microsoft Indonesia
Image: Microsoft Indonesia

Tim HeartSound menciptakan S3, sebuah perangkat cerdas yang dapat dipakai dengan menggabungkan fungsi stetoskop dan mesin elektrokardiografi. Perangkat ini secara aktif dapat memantau detak jantung penggunanya dan memberikan notifikasi secara nirkabel kepada dokter jika ada kelainan sehingga pasien dapat menerima pemeriksaan atau perawatan lebih lanjut tanpa penundaan.

Sedangkan tim Opticode menciptakan aplikasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan para tunanetra dengan Minerva, sebuah aplikasivirtual assistant mobile dengan kekuatan pada kamera smartphone untuk mengidentifikasi objek di dunia nyata. Misalnya, jika Pengguna mengarahkan kamera ke objek kotak sereal, asisten virtual akan menjelaskan objek dengan keras melalui speaker pada smartphone.

Imagine Cup telah berlangsung sejak tahun 2003. Microsoft Imagine Cup adalah kompetisi teknologi pelajar terkemuka di dunia, yang dikenal sebagai 'Olimpiade Teknologi Untuk Pelajar'. Pada tahun 2017, Microsoft bekerjasama dengan ASEAN sebagai bagian dari Konferensi HUT ASEAN ke-50. Dave Miller Developer Experience Lead, Microsoft Asia Pacific mengatakan, “Imagine Cup hanyalah awal bagi banyak inovator dan pengusaha pemula ini, dan kami sangat antusias untuk menjadi bagian dari perjalanan mereka.”

Sementara itu, Dr. Jennifer Tang, salah satu pemenang Imagine Cup Finals global pada tahun 2014 untuk Eyenaemia, alat memindai non-invasif untuk penderita anemia, mengatakan, “Mantan kontestan seperti saya banyak mendapat manfaat dari bimbingan dari para pemimpin industri dan senior untuk membantu mengasah proyek dan keterampilan kita dengan tujuan membangun usaha nyata.”

Untuk Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Cynthia Setianto

Communications Lead, PT Microsoft Indonesia

cysetian@microsoft.com

Satrya Pinandita

Consultant, Zeno Indonesia

Satrya.pinandita@zenogroup.com

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau17%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG INDAH GILANG PUSPARANI

Indah graduated from MSc Development Administration and Planning from University College London, United Kingdom in 2015. She finished bachelor degree from International Relations from University of In ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas