Lupa Sandi?

Siswa SMAN 6 Yogyakarta Ciptakan Alat Buat yang Suka Lupa Matikan Lampu Sein

Arifina Budi
Arifina Budi
0 Komentar
Siswa SMAN 6 Yogyakarta Ciptakan Alat Buat yang Suka Lupa Matikan Lampu Sein

Buat yang sering jengkel dengan pengendara motor yang suka salah menyalakan lampu sein kanan atau kiri  tapi belok ke arah yang berbeda, kali ini boleh berseru WE NEED THIS! Mengapa? Karena dua siswa dari SMA Negeri 6 Yogyakarta memberikan kabar yang luar biasa baik untuk kita semua. Siti Farahdina dan Hans Bastian Wangsa telah berhasil menciptakan stang motor keselamatan untuk mengingatkan para pengendara motor yang lupa mematikan lampu sein.

Alat yang bernama 'The Safety Motorcycle Handlebar' ini diciptakan atas dasar pengalaman pribadi Hans yang hampir mengalami kecelakaan karena pengendara motor di depannya lupa mematikan lampu sein sehingga membuat dirinya bingung.

“Kita kan sering melihat di jalan, pengendara, terutama ibu-ibu, yang lupa mematikan lampu sein atau reting setelah berbelok. Jadinya malah mengganggu pengendara lain di belakangnya bahkan bisa membahayakan diri sendiri juga. Dikira mau belok kiri ternyata malah ke kanan, misalnya,” ujar Siti, mejelaskan, seperti ditulis krjogja.com.

Hans dan Siti di pameran LIPI tahun 2016 (foto: Kontes LIPI)
Hans dan Siti di pameran LIPI tahun 2016 (foto: Kontes LIPI)

Konsepnya sederhana, yakni alat ini akan bergetar ketika pengendara motor lupa mematikan lampi sein. Sistem pengingat ini menggunakan vibrator handphone yang dipasang pada stang sebelah kiri. Vibrator dirangkai dalam sistem perkabelan listrik sepeda motor agar dapat bekerja sesuai fungsinya. 

Baca Juga

“Sengaja diletakkan di sebelah kiri karena di sebelah kanan juga terdapat fungsi untuk gas atau akselerasi, kalau kami pasang alat-getarnya di stang kanan nanti malah mengganggu fungsi itu,” Hans menjelaskan.

Kata Hans, alat ini akan terus bergetar selama lampu sein menyala dan baru akan berhenti bila lampunya sudah dimatikan. Dengan sistem getaran seperti ini tentu pengendara motor akan segera menyadari bahwa lampu seinnya masih menyala. Alat ini juga dilengkapi beberapa fitur seperti saklar untuk kondisi lampu merah. Jadi, ketika kita sedang berhenti di lampu merah sembari menyalakan lampu sein, tentu saja alat ini akan bergetar terus. Nah, untuk menahan getarannya kita cukup menekan saklar tersebut dengan tidak mematikan tombol lampu sein.

Ya, tujuan penciptaan alat ini sederhana saja. Baik Siti dan Hans berharap agar para pengendara motor semakin aman dan nyaman. Keduanya pun menjelaskan, motor zaman sekarang tidak lagi menggunakan tanda bunyi sein seperti yang ada pada motor zaman dulu karena dinilai mengganggu pengendara lainnya. Maka, menurut mereka perlu adanya sebuah sistem pengingat bagi pengendara motor untuk tidak terus-terusan menyalakan lampu sein motor agar tidak membahayakan pengendara lainnya.

Temuan keduanya ini sempat dipamerkan dalam ajang National Young Inventors Award tahun 2016 lalu yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta.


Sumber: krjogja | cnn

Pilih BanggaBangga17%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi17%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ARIFINA BUDI

Pencerita hal-hal baik untuk dunia. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie