Lupa Sandi?

Wonderful Indonesia Mejeng Lagi di Times Square, New York!

Zia Dzulfia
Zia Dzulfia
0 Komentar
Wonderful Indonesia Mejeng Lagi di Times Square, New York!

Bagi kawan yang sedang berada di New York atau mungkin berjalan-jalan di sekitaran Times Square, siap-siap bertemu dengan Indonesia lewat billboard, ya! Pasalnya, kali ini Wonderful Indonesia dijadwalkan akan kembali mejeng di persimpangan yang terkenal sibuk di dunia itu dari Mei hingga Juni 2017 ini.

Promosi branding Wonderful Indonesia yang dilakukan Kementerian Pariwisata ini tepatnya akan dipampangkan di 3 billboard daerah Times Square, dengan tiga imaj yang dirasa sangat Indonesia: Perempuan dengan Gobogan Bali, Hewan Komodo—Nusa Tenggara Timur, dan Kekayaan Bawah Laut Raja Ampat—Papua Barat.

Foto Perempuan Bali dengan Gobogan di Times Square (dok/sportourism)
Foto Perempuan Bali dengan Gobogan di Times Square (dok/sportourism)

Perwakilan Kemenpar I Gde Pitana yang menjabat sebagai Deputi Pemasaran Mancanegara mengungkapkan, pemasangan ini dilakukan karena Times Square merupakan persimpangan pejalan kaki tersibuk di dunia, bahkan sering dijuluki sebagai “The Crossroads od the World”. Selain itu, daerah ini juga menjadi salah satu pusat industri hiburan dunia yang utama dengan banyaknya tempat dan industri hiburan yang mengelompok.

“Jadi promosi ini sangat efektif dan tepat sasaran,” ujar Pitana seperti yang dilaporkan Pikiran Rakyat

Perlu diketahui, Times Square merupakan pusat tujuan wisatawan di dunia yang berkunjung ke New York. Ia selalu penuh dengan orang berlalu-lalang dengan berbagai keperluan: hiburan, pariwisata, bisnis. Travel and leisure bahkan menobatkan Times Square sebagai ‘The World’s Most –visited Tourist Attraction’. The Times Square Alliance juga menyebutkan bahwa pengunjung tahunan daerah tersebut hampir mencapai angka 50.000.000 orang.

'the chaos' of Times Square (dok/travel and leisure)
'the chaos' of Times Square (dok/travel and leisure)

Hal inilah yang menjadi acuan bagi Kemenpar untuk mempromosikan Wonderful Indonesia sejajar dengan brand-brand dunia yang juga memenuhi sisi-sisi Times Square. Adapun media yang digunakan berukuran 36’x86’ kaki yang berlokasi di Trifecta—5 Times Square & 42nd (Panel 1), sementara yang lainnya berukuran 46’x81’6” kaki yang berlokasi di 7th Ave & 48t. Pihak Kemenpar berharap, wisatawan yang berkunjung ke Times Square dapat tergoda dengan image yang dipasang oleh Wonderful Indonesia. Sehingga wisatawan yang nantinya datang tidak hanya dari New York, tetapi juga wisatawan mancanegara yang saat itu berkunjung ke Times Square.

Promosi di Media Luar Ruang Sebagai Investasi Jangka Panjang

Rupanya promosi Wonderful Indonesia di area Times Square ini bukan kali pertama. Global Indonesia Voices menyebutkan bahwa Wonderful Indonesia sudah mejeng di Times Square sejak Oktober 2016 lalu. Hanya saja, saat itu lamanya hanya satu bulan.

Adapun ikon-ikon yang dipasang mewakili Indonesia saat itu adalah Candi Borobudur (Jawa Tengah), Pantai Plengkung (Banyuwangi), Sesembahan Gebogan khas Bali, dan Taman Nasional Pulau Komodo (NTT).

Selain lewat billboard, Kemenpar selama ini juga gencar mempromosikan Wonderful Indonesia lewat berbagai media luar ruang, seperti di taksi, bus, hingga kereta luar negeri. Menteri Pariwisata menjelaskan, promosi dengan model seperti ini memang tidak begitu saja langsung menyaring banyak wisatawan, namun lebih kepada peningkatan performansi branding Wonderful Indonesia yang meningkat dan menjadi investasi jangka panjang.

Wonderful Indonesia di bus London
Wonderful Indonesia di bus London

Hasil riset Brand & Marketing Institut baru-baru ini juga menunjukkan bahwa iklan yang dipasang di media luar justru lebih banyak dilihat dan dibaca oleh masyarakat dibanding iklan pada media online atau media konvensional lainnya. Fakta menunjukkan bahwa tingkat konsumsi masyarakat urban dalam melihat promosi media luar ruang mencapai 81 persen, satu tingkat di bawah televisi 83 persen, sementara online 55 persen, dan media cetak hanya 20 persen.

Tingginya perhatian masyarakat urban perkotaan terhadap iklan media luar ruang dipengaruhi oleh tampilan dan penempatan iklan tersebut. Semakin strategis lokasinya, maka peluang untuk dilihat masyarakat semakin besar, misal pada moda angkutan publik seperti bus dan kereta. Hal tersebut yang kiranya menjadi acuan bagi Kemenpar untuk tetap membranding Wonderful Indonesia lewat media luar ruang, seperti yang diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

promosi lewat taksi
promosi lewat taksi

“Branding seperti yang dilakukan melalui pemasangan billboard atau image-image Wonderful Indonesia di taksi, bus, kereta luar negeri, tidak serta merta langsung dapat dievaluasi dampaknya terhadap kedatangan wisman, namun ini terlihat lebih kepada performansi branding Wonderful Indonesia yang meningkat,” ujar Arief.


Sumber utama:

jakartaglobe.com

globalindonesianvoices.com

pikiran-rakyat.com

Pilih BanggaBangga90%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ZIA DZULFIA

Sedang hidup dikelilingi karakter fiksi. Paling suka makan pop mie lewat jam 12 malam di kereta saat perjalanan keluar kota. Biasa menulis hal-hal remeh. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata