Lupa Sandi?

Ribuan Perserta Bersaing Masuk Politeknik Negeri Jakarta

Adinda Harum Agustin
Adinda Harum Agustin
0 Komentar
Ribuan Perserta Bersaing Masuk Politeknik Negeri Jakarta

DEPOK,- Sekitar 6000 perserta bersaing untuk masuk Politeknik Negeri Jakarta. Perserta mengikuti Ujian masuk Politeknik Negeri (UMPN I) 2017, Sabtu (20/6)

Penerimaan mahasiswa baru jalur UMPN ini merupakan pola penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan secara serempak seluruh Politeknik Negeri di Indonesia. Ketua Pelaksana UMPN Fachruddin Mochtar M.T mengatakan “ Ujian tertulis politeknik ini bekerja sama oleh seluruh politeknik negeri di Indonesia dan dilaksanakan secara serentak.”

Perserta UMPN I tahun ini yang memdaftar Politeknik Negeri Jakarta mencapai 8000 perserta dan yang mengikuti ujian sebanyak 6000 perserta. Rata-rata perserta berasal dari JABODETABEK. Ujian masuk terbagi  menjadi dua yaitu bidang rekayasa dan tata  niaga. Jumlah pendaftar pada bidang rekayasa dan tata niaga masing-masing berjumlah 3000 perserta. 

“ Perserta yang mendaftar lebih banyak bidang rekayasa, kalau untuk jumlah pendaftar dari tahun ke tahun relatif standar. Dari 6000 perserta yang akan diterima sekitar 800 perserta,” kata Ketua Pelaksana UMPN I 2017, Sabtu (20/6). 

Ujian Masuk Politeknik Negeri akan dilaksanakan lagi gelombang ke-II pada tanggal 22 Juli 2017, namun kuota masuk Politeknik Negeri Jakarta akan lebih sedikit. 


Sumber: Adinda Harum

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau75%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADINDA HARUM AGUSTIN

Hallo, nama saya Adinda Harum Agustin mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta dari jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan progam studi Penerbitan Jurnalistin. Saya lahir di Bekasi, 17 Agustus 1998. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara