Lupa Sandi?

Memperkenalkan Pesona Warna-warni Air Terjun Galunggung: Asli Tasikmalaya Euy!

Zia Dzulfia
Zia Dzulfia
0 Komentar
Memperkenalkan Pesona Warna-warni Air Terjun Galunggung: Asli Tasikmalaya Euy!

Suka travelling dan wisata air, tetapi bosan dengan pemandangan yang begitu-begitu saja? Kalau begitu  Kawan harus segera mengunjungi wisata air terjun di kawasan Kabupaten Tasikmalaya ini: Curug Agung Galunggung!

Pasalnya, Curug yang memiliki ketinggian 80 meter dan merupakan hasil dari aliran kawah Gunung Galunggung ini menyajikan Rainbow Light, sebuah pesona lampu warna-warni yang hanya bisa dinikmati ketika hari beranjak gelap seperti senja dan menjelang fajar. Hampir mirip dengan Curug Pelangi yang terletak di Kabupaten Bandung Barat, namun tentu tak kalah keren.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
air terjun berwarna hijau efek dari lampu (dok/IG @infowisatagalunggung)

Meski intensitas dan volume airnya tidak sebesar Curug Pelangi yang ada di Bandung, namun Curug Galunggung ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan seniornya, yaitu ia termasuk ke dalam area wisata Gunung Galunggung. Artinya, selain menyajikan asri dan indahnya air terjun, Kawan juga bisa langsung mengunjungi spot wisata lain yang masih berdekatan seperti Gardu Pandang, Kolam Air Panas, dan Wisata Kawah Galunggung. Wah, seru ya!

Selain itu, pengunjung juga bisa bebas selfie di gardu pandang yang telah disediakan. Fenomena selfie atau swafoto di view deck atau gardu pandang dengan latar belakang pemandangan alam juga rupanya tak luput dari pandangan Perum Perhutani Divre Jabar. Pihak yang mengelola area wisata Gunung Galunggung ini.

Baca Juga
view deck are wisata gunung galunggung (dok/IG @infowisatagalunggung)
view deck di area wisata gunung galunggung (dok/IG @infowisatagalunggung)

Agar lebih menarik minat pengunjung, pihak pengelola memasang lampu-lampu indah di gardu pandang agar wisatawan tidak hanya dapat berfoto siang hari, tetapi juga malam hari dengan pemandangan kerlip lampu kota Tasikmalaya dari ketinggian. Nampaknya pemasangan lampu di area wisata menjadi fokus tersendiri dari pihak pengelola. Karena tidak hanya Curug dan Gardu Pandang saja yang dipasangi warna-warni lampu, tangga menuju wisata Kawah Gunung Galunggung pun dihias lampu indah sedemikian rupa.

indahnya jalan menuju kawah galunggung (dok/IG @infowisatagalunggung)
indahnya jalan menuju kawah galunggung (dok/IG @infowisatagalunggung)

Dilansir dari website resmi wisata Jawa Barat, rupanya pesona warna-warni wisata Curug Agung Galunggung ini baru saja diresmikan pada Sabtu, 20 Mei 2017 lalu. Peresmian tersebut dimulai pukul 19.00 dan dimeriahkan dengan pesta kembang api hingga live music.

Untuk dapat mencapai curug ini, setelah masuk area wisata Gunung Gulungagung, Kawan hanya perlu melanjutkan perjalanan sampai persimpangan. Di sana Kawan akan langsung menemukan poster arah lokasi air terjun tersebut yang berada di sebelah kiri jalan. Dengan membayar tiket masuk seharga Rp5000, Kawan sudah bisa mencicipi sejuknya Curug Gulungagung dan pesona kerlipnya di malam hari. Harga yang cukup murah jika dibandingkan dengan Curug Pelangi Bandung yang mencapai Rp15000.

keindahan lain view deck
keindahan lain view deck

Destinasi wisata ini dapat dijangkau baik dengan kendaraan beroda dua ataupun empat. Namun satu hal yang penting diperhatikan adalah, pastikan kendaraan Kawan berada dalam keadaan fit, terutama pada bagian rem. Hal tersebut dikarenakan topografi Gulungagung cukup curam dan menurun saat jalan pulang, sehingga pengunjung diminta sangat berhati-hati agar tidak melewati pagar besi di sisi jalan.

Nah, jadi bagaimana Kawan travelling GNFI? Jika sudah siap packing dan berangkat mengunjungi pesona warna-warni Curug Gulungagung weekend ini, hati-hati di jalan ya! Sampai jumpa di Tasikmalaya!


Sumbe utama:

Info wisata Jabar

Pilih BanggaBangga51%
Pilih SedihSedih12%
Pilih SenangSenang4%
Pilih Tak PeduliTak Peduli1%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau26%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ZIA DZULFIA

Sedang hidup dikelilingi karakter fiksi. Paling suka makan pop mie lewat jam 12 malam di kereta saat perjalanan keluar kota. Biasa menulis hal-hal remeh. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara