Lupa Sandi?

Sariban, Pejuang Lingkungan Asal Bandung yang Mencuri Perhatian Dunia

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Sariban, Pejuang Lingkungan Asal Bandung yang Mencuri Perhatian Dunia

Sosok Sariban (74) bisa jadi merupakan salah satu penyejuk diantara kepungan berita kurang baik tentang Indonesia saat ini. Dalam sepekan terakhir, media asing menggambarkan Indonesia melalui kasus hukuman bagi penyuka sesama, kejadian bom bunuh diri, hingga kasus pengedar narkoba. Hingga Jumat (26/05) malam ketika kanal berita asal Qatar Aljazeera memuat berita tentang Sariban.

Sariban merupakan sorang pensiunan PNS yang habiskan waktunya dengan memungut sampah dan mencabut paku di pohon. Ia melakukan hal ini sejak tahun 1983, secara sukarela tanpa ada yang meminta atau membayar.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Publikasi Aljazeera tentang Sariban di Twitter. © Twitter

Tiap hari ia mengayuh sepeda ke pusat keramaian di Kota Bandung, Jawa Barat. Di sepedanya terdapat sapu lidi, serok, capit, tempat sampah, karung hingga tang, yang menjadi "alat tempur" dalam melaksanakan tugas. Tak lupa ia membawa toa, untuk mengingatkan orang yang ditemuinya untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Jika awalnya dianggap sebagai orang gila, lambat laun upaya ini berbuah hasil. Setidaknya, masyarakat akan sungkan membuang sampah sembarang ketika melihat sosoknya datang. Ia kemudian memang dikenal sebagai pejuang lingkungan, yang sangat senang akan kebersihan. Berbagai penghargaan diterimanya, dari dalam dan luar negeri. Media pun banyak meliput kiprahnya.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Publikasi Aljazeera tentang Sariban di Facebook. © Facebook

Salah satu yang membanggakan adalah liputan Aljazeera. Reporter media ini mendatangi Sariban di kediamannya. Oleh Sariban, sang reporter diajak ke tempat umum untuk mengikuti kegiatannya memungut sampah. Hasil pertemuannya dengan Sariban, diunggah dalam video dengan durasi sekitar 3 menit.

Sejak dipublikasikan melalui jejaring media sosial resmi Aljazeera hingga Sabtu (27/05) malam, video ini telah mendulang banyak perhatian pembaca Aljazeera. Di Twitter, video tersebut telah dibagikan sebanyak 3.700 kali dan disukai oleh 2.700 orang. Serta sebanyak 8.700 pengguna Facebook membagi dan 21 ribu menyukai dengan lebih dari 400 komen.

Berbagai komentar positif dari berbagai dunia muncul dari video yang diunggah. Pejuang lingkungan asal Bandung ini, begitu mencuri perhatian dunia. Simak videonya berikut ini:

 
Pilih BanggaBangga81%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi12%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas