Cangkang Kepiting dan Kulit Udang untuk Lindungi HP dan Laptop dari Bakteri

Cangkang Kepiting dan Kulit Udang untuk Lindungi HP dan Laptop dari Bakteri

Tim Bicrasia (Romi, Mala, Widya dan Khalid) © Ahmad Yogi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Meningkatnya jumlah barang elektronik seperti Handphone dan Laptop sejalan dengan meningkatnya permintaan konsumen akan accesoris untuk melindungi maupun sekedar mempercantik barang elektronik. Taukah anda bakteri merupakan mikroorganisme yang juga memiliki sifat patogen yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan tangan merupakan media penyalur bakteri dari berbagai benda. Bayangkan berapa banyak bakteri yang bersarang pada tubuh ketika kita memegang handphone atau laptop berulang kali.

Empat mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya yaitu Siti Amallah, Khalid Amjad, Wahyu Widia Ningrum dan Romi Dwi Nanda, telah berhasil mengembangkan produk BICRASIA (Bio Crustacea Silicone Anti-Bacteria). BICRASIA merupakan produk phonecase dan pelindung keyboard anti bakteri yang memanfaatkan limbah cangkang kepiting dan kulit udang sebagai bahan baku yang dikombinasikan dengan bonggol jagung. Proses pembuatan produk ini terbilang singkat karena hanya memerlukan waktu 10 hingga 15 menit dan pengeringan membutuhkan waktu 1 hari.

“BICRASIA merupakan produk pelindung yang memiliki banyak keunggulan yakni memiliki sifat antibakteri, bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan alami sehingga aman dan mudah diurai (biodegradable), model bervariasi, dapat dipesan secara langsung maupun custom, harga bersaing yakni mulai dari Rp 20.000 untuk pelindung keyboard dan Rp. 20.000- Rp.50.000 untuk produk casing HP.” Ujar Khalid.

“Dengan harga ekonomis tersebut calon konsumen sudah bisa memesan sesuai model, warna dan tema pelindung yang diinginkan, selain itu dengan adanya produk ini juga turut andil dalam membantu menurunkan tingkat pencemaran lingkungan akibat limbah. Sasaran pemasaran produk adalah mahasiswa dan karyawan baik di Kota Malang maupun luar Malang” kata Widya.

Dengan mengolah limbah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi ini merupakan peluang awal berwirausaha yang menguntungkan bagi pemula yang memiliki modal terbatas yang hanya berbekal kreativitas.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih2%
Pilih SenangSenang2%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi3%
Pilih TerpukauTerpukau10%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Yufi Eko Firmansyah

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Siap - siap, Mulai Tahun Depan Akan Ada Bioskop di SPBU! Sebelummnya

Siap - siap, Mulai Tahun Depan Akan Ada Bioskop di SPBU!

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Ahmad Suprayogi
@ahmadyogi

Ahmad Suprayogi

1 Komentar

  • Twenty Oktavia

    Artikel ini sangat informatif! Kulit udang juga bisa dimanfaatkan untuk membuat plastik ramah lingkungan loh! Cek link berikut : http://news.unair.ac.id/2017/07/20/bioplastik-limbah-kulit-udang-dan-biji-alpukat-alternatif-pengganti-plastik-ramah-lingkungan/

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.