Lupa Sandi?

Carlton Cole: Di Indonesia, Saya Merasa Diinginkan

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Carlton Cole: Di Indonesia, Saya Merasa Diinginkan

Mantan juara Liga Inggris dan Premier League Carlton Cole kini merumput di Persib Bandung.

Carlton tiba di Bandara Soekarno Hatta nyaris tengah malam. Namun ia melihat sejumlah orang yang mengelu-elukan namanya.

"Padahal itu bukan di kota tempat saya akan bergabung dengan klub Persib," terangnya. Ia merasa kagum.

Setelah dua jam perjalanan darat, Carlton pun tiba di Bandung.

Baca Juga

"Begitu keluar kendaraan, ada 200 orang mengenakan kaos bertuliskan Cole yang menanti di sana. Senang sekali, saya merasa diinginkan seperti itu. Mereka menghargai kehadiran saya di sana," sambungnya.

"Mereka menonton semua pertandingan Liga Premiere, sehingga mereka mengenal seluruh pemainnya. Mereka juga merasa senang, ketika mereka memiliki seseorang yang akan meningkatkan kemampuan liga mereka ke tingkatan berikutnya," tambahnya.

Carlton bukan satu-satunya pemain asing yang merumput di Indonesia. Michael Essien kini kembali menjadi temannya di Persib, setelah lebih satu dekade lalu mereka berdua menangi gelar Liga Utama Inggris di klub Chelsea.

Menurut Carlton, pemain lokal Indonesia miliki teknis bermain yang bagus. Sehingga para pemain ini hanya membutuhkan sedikit polesan agar menjadi lebih baik. 

"Saya sangat ingin membantu untuk meningkatkan kemampuan mereka, terutama para pemain muda yang miliki potensi di masa mendatang," katanya.

Selanjutnya di Sky Sports.

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih17%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli17%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara