Lupa Sandi?

Musisi Penjuru Dunia yang di Tubuhnya Mengalir Darah Indonesia

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Musisi Penjuru Dunia yang di Tubuhnya Mengalir Darah Indonesia
Menembus pasar musik dunia bukan hal mudah. Sejumlah anak bangsa terus berjuang menggapai posisi itu. Uniknya, sebagian pelaku industri musik di berbagai negara di dunia adalah mereka yang pada tubuhnya mengalir darah Indonesia. 
 
Dari Generasi Baby Boomer hingga Generasi Z, inilah para diaspora keturunan Indonesia yang mengukir prestasi musik di berbagai sudut dunia.

Anneke Grönloh

Lahir di Tondano, Sulawesi Utara, Anneke Grönloh adalah penyanyi keturunan Belanda-Indonesia. Ia populer di Indonesia, Singapura dan Brunei Darussalam di awal 1960-an, dan mewakili Belanda di Kontes Lagu Eurovision 1964. "Nina Bobo" yang merupakan lagu pengantar tidur di Indonesia, diperkenalkan olehnya. 

Anggun

Meski kini memegang kewarganegaraan Prancis, Anggun lahir dari orangtua berdarah Jawa tulen. Ia merupakan salah satu dari tak banyak penyanyi Prancis yang berhasil menembus Billboard internasional. Lagunya "Snow on The Sahara" merajai tanggal lagu di 33 negara di Asia, Eropa dan Amerika pada 1997-1998.

Aubrey Suwito

Merupakan pianis, keyboardis, penulis lagu, produser dan penata musik berkebangsaan Malaysia. Sejumlah lagu karangannya begitu populer di Asia, seperti "Gemilang" yang ditulis untuk Jacklyn Victor yang mendapat sejumlah penghargaan, serta "Menuju Puncak" untuk lagu tema Akademi Fantasi Indosiar. Aubrey merupakan kakak dari Juwita Suwito, penyanyi dan pencipta lagu. Ayah mereka adalah orang Indonesia, sedangkan ibunya berkebangsaan Singapura.
 
Blue Diamonds
Blue Diamonds merupakan duo du-wap Belanda tahun 1960-an yang dikenal karena singel terlarisnya, "Ramona". Kakak-beradik keturunan Belanda-Indonesia ini lahir di Jakarta. Mereka mendirikan grup musik setelah tinggal di Belanda pada 1949. Lagunya menempati tangga 72 di Billboard Hot 100 AS pada 1960 dan menjadi rekaman album pertama di Belanda yang mencapai angka penjualan hingga 250.000 kopi.
 
Coco-Lee
Penyanyi AS ini lahir dari ayah berdarah Cina-Indonesia dan ibu Cina-Hongkong. Ia lahir dan tinggal di Hongkong hingga usia 9 tahun. Setelah ayahnya meninggal dunia, sang ibu membawanya beserta dua adiknya pindah ke San Francisco, AS. Karir menyanyinya dimulai dari memenangi kompetisi pencarian bakat di negara kelahirannya, lalu melejitkan karirnya hingga AS. Single "Do You Want My Love" menjadi lagu pertamanya yang bertengger di tangga musik Amerika.
 
Daniel Sahuleka
Ia adalah penyanyi Belanda berdarah Sunda-Ambon. Ia merupakan salah satu musisi Belanda paling produktif. Setidaknya 13 album ia telurkan selama masanya berkarya sejak 1976-1996. Ia dibawa kedua orangtuanya ke Belanda saat berusia 10 bulan. Meski demikian, kecintaannya pada Tanah Air sangat besar. Sejak kecil ia sangat ingin mengunjungi Indonesia, yang dalam pikirannya waktu itu merupakan sebuah negeri yang sangat jauh. Berkat musik, ia dapat berkunjung ke Indonesia. Ia bahkan turut andil dalam membantu penyintas bencana letusan Merapi dan tsunami Mentawai 2010 lalu. 
 
Dougy Mandagi
Vokalis sekaligus gitaris grup band asal Melbourne, Australia The Temper Trap ini merupakan keturunan Manado, Sulawesi Utara. Band dengan genre alternative rock ini muncul di tahun 2009, dengan pengaruh musik dari Radiohead, Prince, Massive Attack, The Jester People, dan U2. Dougy  merupakan orang asli Indonesia yang berhasil merambah ke industri musik internasional. Ia merupakan satu-satunya personil yang bukan berkenegaraan Australia.
 
Eddie Van Halen
Edward Lodewijk van Halen atau dikenal dengan Eddie Van Halen, adalah gitaris grup musik Van Halen asal Amerika Serikat. Eddie merupakan salah satu pemain gitar listrik paling inovatif di dunia. Grup Van Halen dikenal sekitar tahun 1980-an. Eddie lahir dari perempuan keturunan Eropa - Indonesia, yang darah Indonesia berasal dari Rangkasbitung, Banten. Ia memiliki saudara bernama Alex Van Halen (drummer) dan Wolfgang Van Halen (basis) yang juga dikenal pecinta musik dunia. Mereka miliki bakat musik dari ayahnya yang merupakan pemain saksofon Belanda keturunan Swedia.
 
Ernst Jansz
Ernst Jansz merupakan pendiri grup musik Belanda Doe Maar yang mengusung musik ska/reggae. Grup ini merupakan salah satu band paling sukses dalam sejarah pop Belanda. Selain bermain musik, ia juga dikenal sebagai sastrawan. Karya sastra yang ditulisnya dipengaruhi oleh identitas keturunan keluarganya. Ayahnya berdarah Belanda-Indonesiayang lahir di Semarang.
 
Fallon Bowman
Musisi Kanada ini lahir di Afrika Selatan. Ia merupakan keturunan Belanda-Indonesia. Ia menjadi salah satu penggerak dalam grup band tiga perempuan bernama Kittie. Dalam band ini, ia berperan sebagai sebagai gitaris dan back vocal. Ia kemudian mengundurkan diri dari Kittie, kemudian bergabung dengan band Pigface. Setahun setelahnya ia membuat grup baru bernama Amphibious Assault, sebelum kemudian berkarir solo. Empat album ia hasilkan bersama ketiga grup,  dan satu album dalam karir solonya.
 
Iskandar Widjaja
Iskandar merupakan pemain biola asal Jerman yang memenangi berbagai kompetisi internasional. Ia adalah cucu musisi Indonesia Udin Widjaja yang sangat terkenal di era Presiden Soekarno karena lagu-lagu gubahannya. Iskandar berdarah Tionghoa-Medan dari ibunya dan Belanda-Arab-Maluku dari ayanya. Dia memulai berlatih piano sejak berusia tiga tahun setelah ia dan ibunya menyaksikan sebuah konser musik klasik anak-anak di Jerman.
 
Jamal Loman
Jamai Loman adalah pemenang acara pencarian bakat pertama di Belanda. Selain bernyanyi dan memainkan piano, Jamai juga menjadi aktor teater dan pembawa acara televisi. Ia menerima John Kraaijkamp Musical Award untuk "Aktor Pendukung Terbaik" dalam salah satu produksi teater musikal yang dimainkannya. darah Indonesia ia peroleh dari ibunya.
 
Joni Anwar 
Seorang penyanyi dan aktor Thailand keturunan Indonesia dan Skotlandia. Memulai karir menyanyi dalam duo Raptor. Sebagai solois yang bermain gitar, ia telah hasilkan tiga album berbahasa Thailand. Ia membintangi sejumlah iklan televisi. Adiknya bernama Anan Anwar juga berkecimpung di industri musik Thailand.
 
Julie Sudiro
Datin Paduka Juariah binti Radin Sudiro nama aslinya. Ia adalah penyanyi Malaysia berdarah Jawa, yang aktif di industri musik era 1960-an. Ia menjadi diva jazz yang disegani, tak hanya di Malaysia dan Singapura, namun juga dunia. Jebolan kompetisi vokal ini merekam lagunya dalam piringan hitam dalam dua bahasa, Melayu dan Inggris. Ia merupakan keturunan Jawa.
 
Kane
Merupakan grup band bermusik cadas asal Belanda. Grup yang berdiri pada 1998 ini digawangi oleh Dinand Woesthoff (vokal) dan Dennis van Leeuwen (gitar). Keduanya lahir dari orangtua yang berdarah Belanda-Indonesia. Grup ini mendulang berbagai penghargaan setelah merilis lagu berjudul "Let It Be".
 
Karmit Bachar
Carmit Bachar merupakan penyanyi, penari, model dan aktris berkebangsaan AS. Ia dikenal publik saat bergabung dengan grup vokal Pussycat Dolls dimana ia menjadi salah satu vokalis utama. Ia kemudian memulai solo karir pada 2008. Ia dilahirkan dalam keluarga multi etnis. Ibunya berdarah campuran Belanda, Tionghoa dan Indonesia.
 
Keren Ann
 
Selain bernyanyi, ia menulis dan menjadi komposer dan produser lagu. Sarjana teknik yang tinggal di Paris, Tel Aviv dan New York City ini, jago bermain gitar, piano dan klarinet. Hingga usia 11 tahun, ia tinggal di Israel dan Belanda, sebelum kemudian keluarganya pindah ke Prancis. Ia lahir dari ayah berdarah Rusia-Yahudi dan ibu keturunan Belanda-Jawa.
 
Lisa Halim
Penyanyi dan pencipta lagu asal Jepang ini, lahir dari ayah seorang Indonesia berdarah Bugis dan ibu berkebangsaan Jepang. Ia memulai karir profesional pertama sebagai penyanyi pada 2007, sedangkan lagu pertama yang diciptakannya ditulis ketika ia berumur 15 tahun. Ia telah merilis tiga single dan tiga album dalam kurun waktu lima tahun.
 
Lulu Antariksa
Bernama lengkap Lauren Marie-Elizabeth Antariksa, Lulu Antariksa merupakan aktris yang juga penyanyi Amerika Serikat. Ia terkenal dalam perannya sebagai Stevie Baskara dalam sitkom Nickelodeon How to Rock dan Side Effects di AwesomenessTV. Perempuan kelahiran California ini berdarah Indonesia dari ayahnya yang merupakan asli Indonesia. 
 
Mawi
Terlahir dengan nama Asmawi bin Ani, Mawi merupakan penyanyi Malaysia berdarah Jawa. Ia menangi kompetisi pencarian bakat Malaysia, Akademi Fatasia. Ia telah hasilkan tujuh album, termasuk dua album religi. Puluhan penghargaan pun ia kantongi. Selain bernyanyi, ia juga unjuk kebolehan akting dalam tiga film.
 
Meeghan Henry
Meeghan Henry Tirtasaputra hijrah ke Los Angeles AS bersama keluarganya, ketika ia berusia empat tahun. Tiga tahun kemudian, ia bergabung dalam sekolah vokal. Keluarganya yang asli Surabaya, Jawa Timur itu, sangat mendukung bakat anaknya, dengan menyekolahkannya di sekolah seni. Ia menulis sendiri lagu yang dinyanyikannya, serta melakukan aransemen. Tak heran jika produser yang pernah menangani Mariah Carey, Tupac Shakur dan Snoop Dogg tertarik dengan baktnya dan menawari rekaman.
 
Michelle Branch
Penyanyi blasteran Irlandia, Belanda-Indonesia dan Perancis ini merupakan penyanyi AS. Selain menyanyi, ia juga bermain gitar dan menciptakan lagu. Ia mulai dikenal ketika merilis album kedua, yang mendapat banyak komentar positif dari kritikus musik dunia. Penjualan albumnya melejit saat peluncuran single "Everywhere".

Mohamed Raden Kasim
Kasim merupakan musisi kebanggaan negara Kaledonia. Pria Indonesia kelahiran Sukabumi, Jawa Barat ini, datang ke Kaledonia sebagai juru gambar sebuah perusahaan di tahun 1934. Kasim sangat mencintai musik, hingga ia bergabung dan membentuk sejumlah grup musik. Grup musik bimbingannya dikenal di penjuru Kaledonia, sebab sering diminta mengisi berbagai acara penting. Atas jasanya memajukan musik Kaledonia, namanya diabadikan sebagai nama sebuah taman di Kota Noumea.
 
Ning Baizura
Lahir dari orangtua berdarah Arab-Melayu-Belanda-Cina-Jawa, merupakan penyanyi Malaysia. Ia belajar vokal pada musisi Indonesia Siti Chairani dan berhasil duduki peringkat tiga dalam kompetisi Voice of Asia. Ning telah luncurkan 15 album sejak 1993 hingga 2011 dan berperan di delapan film dan serial televisi. Ia juga mengantongi belasan penghargaan di bidang musik dan akting. 
 
P Ramlee
Lahir dengan nama Teuku Zakaria bin Teuku Nyak Puteh, P Ramlee merupakan salah saorang seniman besar Malaysia. Selain berakting, ia juga menyanyi dan memainkan alat musik. Seniman kelahiran Penang ini, miliki daerah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Lhoksaumawe, Aceh Utara. Oleh pemerintah Malaysia, ia mendapat penghargaan Bintang Kebesaran Darjah Panglima Setia Mahkota dan menambahkan gelar Tan Sri pada namanya.
 
Phuwaryne Keenan 
Penyanyi Thailand ini miliki darah Inggris-Thailand dari ayahnya dan Indonesia dari ibunya. Lahir dengan nama Mattanawee Keenan, selain bernyanyi ia juga dikenal sebagai model. Penyanyi yang dikenal dengan nama Zee ini, telah mengeluarkan dua album di tahun 2011 dan 2013.
 
The Tielman Brothers
Adalah sebuah grup musik tertua asal Indonesia, yang mengusung aliran rock and roll dengan akar keroncong. Mereka adalah anak dari Herman Tielman asal Kupang dan Flora Lorine Hess asal Semarang. Grup ini menjadi band Belanda-Indonesia pertama yang masuk internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.
 
Wandly Yazid
Seorang musisi, komposer dan penyelaras musik film berkebangsaan Singapura, keturunan Minangkabau, Sumatra Barat. Karirnya berlangsung pada dekade dekade 1940 hingga 1960-an. Dia menjadi komposer terkenal setelah menyusun Gurindam Jiwa, lagu tema untuk film klasik dengan judul yang sama. Delapan penghargaan ia terima selama hidupnya. Ia meninggal dunia di Singapura di usia 80 tahun. 
 
Wibi Soerjadi
Ia merupakan pianis Belanda keturunan Indonesia. Sejak usia 15 tahun, ia telah menerima penghargaan bergengsi di berbagai kompetisi piano. Selain mengadakan berbagai konser solo, ia juga menjadi komponis untuk banyak karya. Wibi giat mempromosikan musik klasik bagi anak muda, salah satunya dengan tampil bersama grup rock Belanda Di-rect dalam sebuah single. Ia juga memberi kelas reguler piano untuk memilih pianis muda berbakat.
 
Wisnu Witono Adhi
Pria kelahiran Jakarta ini merupakan penyanyi dari Norwegia. Ia menjadi finalis lima besar Norwegian Idol, sekaligus menjadi satu-satunya peserta dari Asia yang lolos hingga lima besar. Ia lahir dari ayah dan ibu berkebangsaan Indonesia tulen. Di usianya ke-14, ia ikut ibunya pindah ke Norwegia, setelah sang ibu bercerai dari ayahnya dan menikah dengan warga Norwegia.
 
Zubir Said
Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli20%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata