Lupa Sandi?

Mahasiswa Indonesia Menjadi Delegasi Termuda Dalam Konferensi di Kanada

Sosbud Ottawa
Sosbud Ottawa
0 Komentar
Mahasiswa Indonesia Menjadi Delegasi Termuda Dalam Konferensi di Kanada

Ottawa (7/7) – Satu lagi cerita membanggakan dari generasi muda Indonesia.  Tiga mahasiswa UI yang tergabung dalam sebuah komunitas bernama Ranting Hijau menjadi peserta termuda yang berpartisipasi pada kegiatan iWISE 2017 (International Conference on Water, Informatics, Sustainabilty & Environment) di Universitas Carleton, Ottawa, Kanada. Mereka adalah Rahmawati (Geografi FMIPA UI 2013), Idmand Perdina (Arkeologi FIB UI 2014), dan Miriam (Sastra Inggris FIB 2014) yang memiliki ketertarikan di bidang lingkungan.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 akademisi dari pelbagai negara dan disiplin ilmu tersebut merupakan forum untuk mempresentasikan beragam inovasi dan hasil riset untuk lingkungan yang berkelanjutan di masa depan. 

Dalam konferensi iWISE, mereka mempresentasikan inovasinya tentang pengelolaan sampah berbasis kepedulian sosial. Paper tersebut pada dasarnya merupakan konsep dari komunitas ranting hijau, yang mengagas gerakan #DenganSampahBisaSedekah. 

Gerakan tersebut mendorong warga kampus UI untuk memilah sampah, yang kemudian hasil dari pengelolaan sampah terpilah tersebut 100% keuntungannya dimanfaatkan untuk beasiswa pendidikan anak-anak penyapu jalan di UI.

Ranting Hijau adalah komunitas yang bergerak di bidang lingkungan dan sosial, yang dibentuk oleh Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara Dompet Dhuafa Pendidikan. 

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)Hal yang menarik adalah mereka merupakan peserta termuda dan satu-satunya yang masih berstatus mahasiswa S1, sementara peserta lain merupakan Professor, Dosen, dan dan Mahasiswa S2. Bahkan seorang profesor dari Latvia, Dr. Dzintra Atstaja sangat tertarik dengan ide yang mereka bawa dan akan menjadikan presentasi tersebut sebagai salah satu bahan kuliah untuk mahasiswanya.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Oleh karena itu, Duta Besar Indonesia untuk Kanada, Dr. Teuku Faizasyah, begitu mengapresiasi dan menyambut hangat kegiatan yang mereka lakukan. "Inisiatif seperti ini harus terus dikembangkan dan ditularkan semangatnya kepada pemuda lain agar masalah lingkungan khususnya sampah di Indonesia dapat teratasi," pesan Dubes Faizasyah saat kunjungan ketiga mahasiswa ke KBRI Ottawa pada Jumat (7/7) waktu setempat.


Sumber: KBRI Ottawa

Pilih BanggaBangga69%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi29%
Pilih TerpukauTerpukau3%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG SOSBUD OTTAWA

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata