Berkenalan dengan Arek Malang yang Menjadi Ratu BMX ASEAN

Berkenalan dengan Arek Malang yang Menjadi Ratu BMX ASEAN

Elga Kharisma berpose di sela latihan. © rayapos.com

Elga Kharisma Novanda namanya. Gadis asal Malang, Jawa Timur ini, berulang kali kantongi medali emas di kejuaraan nasional dan internasional. Tak heran ia disebut-sebut sebagai Ratu BMX ASEAN.

Meski debutnya di dunia balap sepeda belum terbilang lama, atlet kelahiran 14 November 1993 ini bukan "anak baru" di ajang olahraga satu ini. Orangtuanya Bambang Irianto dan Eny Khusnul Chotimah kerapkali menjadi panitia dalam kejuaraan balap sepeda di Malang. Bahkan dua pamannya merupakan mantan pebalap sepeda nasional, yang kini berprofesi sebagai pelatih.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Pertandingan pertama Elga Kharisma di SEA Games. © Facebook Page Elga Kharisma

Sebab sering melihat, ia pun mencoba lalu ketagihan. Hingga orangtua mendorongnya ikut kejuaraan di kotanya. Keikutsertaan pertamanya ini buahkan juara. Bersama dua pebalap muda Indonesia lainnya, pada 2011 Elga mendapat beasiswa ke Swiss. Di sana mereka mengasah kemampuan di markas Uni Sepeda Internasional (UCI).

Sepulangnya dari Swiss, bungsu dari tiga bersaduara ini dihadapkan pada kejuaraan SEA Games di Indonesia. Ia diharapkan mencetak emas dari nomor BMX, yang berhasil didapatnya. Setahun kemudian ia menjadi juara dalam PON 2012 di Riau, serta kembali meraih emas dalam SEA Games di Myanmar.

Selanjutnya ia terus mengikuti berbagai kejuaraan dunia. Mulai dari Asian Games 2014 di Korea Selatan hingga Kejuaraan Dunia di Belanda. Ia pun mendapat pelatihan di Swiss sebanyak empat kali.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Elga Kharisma dalam keseharian. © Twitter @elgakharisma

Menjadi juara bukan hal mudah. Selain ulet berlatih, Pembalap Timnas Indonesia ini juga pernah rasakan trauma. Saat ikuti Kejuaraan Dunia, bahu kirinya cedera. Meski cideranya pulih, cukup lama ia menjali terapi untuk hilangkan trauma.

Saat ini Elga tengah mengikuti Pelatnas bersama empat atlet BMX lainnya, Cupi Novinati, Tony Sarifudin, Rio Akbar dan Bagus Saputra. Ia bertekad mempertahankan peraihan medali emas dalam SEA Games di Malaysia pada Agustus 2017 mendatang.

Dari berbagai sumber.

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi20%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia Dorong PBB Kecam Kebijakan Israel atas Penutupan Masjidil Aqsa dan Pelarangan Salat Jumat Sebelummnya

Indonesia Dorong PBB Kecam Kebijakan Israel atas Penutupan Masjidil Aqsa dan Pelarangan Salat Jumat

Indonesia jadi Negara Terfavorit untuk Dikunjungi versi Conde Nast Traveler Selanjutnya

Indonesia jadi Negara Terfavorit untuk Dikunjungi versi Conde Nast Traveler

Adriani Zulivan
@adrianizulivan

Adriani Zulivan

http://heritageinventory.web.id/

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster management, maternal and neonatal health and animal welfare issue. In the learning process to reduce plastic waste, and using Indonesian cosmetic products.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.