Lupa Sandi?

Mahasiswa Asing Bangun Desa di Kediri

Dodik Suwarno
Dodik Suwarno
0 Komentar
Mahasiswa Asing Bangun Desa di Kediri

11 mahasiswa Belanda terlibat dalam kegiatan praktik kerja nyata di Desa Parang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Bersama masyarakat dan instansi lokal, mereka membangun desa.
Selama tinggal bersama masyarakat, para mahasiswa menyelenggarakan berbagai program pembangunan. Pembangunan yang dilakukan bersifat fisik dan non fisik.

Pembangunan fisik dilakukan dengan memperbaiki tangki air dan sistem pemanenan air hujan, renovasi toilet di balai desa, pembangunan Poskamling, hingga pengadaan lampu penerangan jalan.

Sedangkan program non fisik berupa pemeriksaan kesehatan gigi gratis bagi anak-anak, pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan, aktivitas olahraga dan seni, pengajaran Bahasa Inggris, kelas pengembangan diri remaja, pemeriksaan mata hingga pembagian kacamata gratis.

Selain mahasiswa asing, kegiatan bertajuk International Community Service Program (ICSP) di bawah asuhan Al Wali Foundation ini juga diikuti oleh 10 mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya (UK Petra).

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Mahasiswa yang mengikuti program ICSP bersama pendamping dari Koramil Grogol. © Dodik Suwarno

Pendamping dari UK Petra Yohanes Budi Cahyono melihat ragam manfaat bagi mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Beradaptasi dengan karakter masyarakat, mengamalkan pengetahuan untuk kemajuan masyarakat dan menumbuhkan kepedulian dalam kerja tim adalah diantaranya.

Bagi masyarakat setempat, masih menurut Yohanes, kegiatan ini akan memperluas pengetahuan. Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Grogol ikut mendampingi kegiatan yang berakhir Sabtu (22/07) ini.

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli8%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG DODIK SUWARNO

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata