Bakso Buatan Indonesia Hits di Korea Selatan

Bakso Buatan Indonesia Hits di Korea Selatan

Warung Bakso Bejo di Korea Selatan © Detik Finance

Bakso berasal dari kata Bak-So yang secara harfiah berarti "daging giling" sangat lazim ditemukan pada masakan Indonesia. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, toge dan tahu, terkadang telur dan ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia. Mulai dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal.

Lain halnya dengan Korea Selatan, disana bakso masih sangat jarang ditemukan. Meski demikian, di Korea Selatan ada warung bakso yang cukup terkenal. Warung bakso tersebut milik mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Bakso Bejo Korea, namanya pun telah menggema di puluhan kota di Korea Selatan. Warung Bakso tersebut dimulai oleh Subandi dengan bermodalkan uang 2,3 juta rupiah atau 200 Won. Ia mulai membuat gerobak pertamanya dari bekas lemari-lemari yang dibuang orang Korea. Dari gerobak itu perlahan ia mulai membangun toko, yang kini ada di Pocheon, 50 km dari Seoul.

Kedai Bakso Bejo di Korea Selatan
Kedai Bakso Bejo di Korea Selatan

Di Korea Selatan sendiri, Kedai Bakso bejo terdapat di 5 kota dengan puluhan cabang. Penikmatnya bisa mendapatkan bakso ini dengan tiga cara, membelinya secara online, datang ke kedai dan memakannya langsung, atau membelinya saat masih mentah di berbagai toko dan resto Indonesia yang tersebar hingga sudut Negeri K-Pop tersebut.

"Saat ini setiap hari saya bisa habis satu sapi dan mengirim bakso ke berbagai kota hingga satu ton. Dalam sebulan, saya dapat untung ratusan juta rupiah. Alhamdulillah," ujar Subandi, Kamis (26/5/2017).

Ada bakso beranak, bakso urat, bakso telur, dan olahan daging lainnya. Orang-orang banyak yang meragukan bakso Bejo. Tetapi Subandi tidak putus asa, berbagai macam cara ia lakukan demi mempromosikan Baksonya yang berisikan daging halal.

Bakso bejo
Bakso bejo

“Akhirnya saya sebarkan video penyembelihannya langsung supaya percaya kalau halal. Laku gak laku biarin aja, gak laku kita kasih ke orang, itu sodakoh kita. Jangan takut gak laku kalau kita jual makanan, malah senang bisa berbagi,” ujarnya.

Dengan kekuatan media sosial, Bakso Bejo pun semakin hari semakin populer di kalangan WNI yang berada di Korea Selatan bahkan di kalangan penduduk lokal. Tentunya kita pun tidak sabar untuk mencicipinya jika berkunjung ke Negeri Kimchi tersebut bukan?


Sumber: DetikFinance | KompasTravel | Dreamers | TribunSolo

Pilih BanggaBangga80%
Pilih SedihSedih3%
Pilih SenangSenang3%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau3%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Nostalgia dengan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional Sebelummnya

Nostalgia dengan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional

Bumilangit Phase 1 : Dari Gundala, Sampai Mandala Selanjutnya

Bumilangit Phase 1 : Dari Gundala, Sampai Mandala

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.