Yuk Intip Kabupaten Terluas di Indonesia!

Yuk Intip Kabupaten Terluas di Indonesia!

Pusat Kabupaten Merauke © retnapujiarti blog

Siapa yang tidak kenal Merauke, kabupaten paling timur di wilayah Indonesia yang terletak di Papua. Semua orang pasti mengetahuinya. Tetapi tidak banyak yang tahu bahwa kabupaten Merauke merupakan kabupaten terbesar di Indonesia bukan?

Asal mula nama "Merauke" sebenarnya berasal dari sebuah salah paham yang dilakukan oleh para pendatang pertama kalinya. Ketika para pendatang menanyakan kepada penduduk asli apa nama sebuah perkampungan , mereka menjawab "Maro-ke" yang sebenarnya berarti "itu sungai Maro".

Dengan luas wilayah 70 kali lebih besar dari luas Singapura yaitu 119.749 Km2 atau 29% dari luas wilayah Provinsi Papua. Kabupaten Merauke mempunyai 20 kecamatan didalamnya. Jumlah penduduk Kabupaten Merauke per tanggal 31 Desember 2015, menurut pendataan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berjumlah 263.664 Jiwa. Dari jumlah tersebut, Penduduk laki-laki mencapai 139.092 Jiwa dan perempuan mencapai 124.572 Jiwa.


Ditemukan pada tanggal 12 Februari 1902, suku asli di Merauke adalah Suku Marind Anim. Tidak lagi mengenakan koteka, kini Suku Marind sudah hidup modern. Tetapi Suku Marind tetap mencari makan dengan cara berburu. Rusa, kangguru, dan kuskus merupakan binatang buruan mereka.

Di Merauke, berburu masih merupakan hal yang legal. Pemerintah memperbolehkan Suku Marind berburu dengan syarat perburuan harus dilakukan menggunakan senjata tradisional seperti panah dan ketapel. Berburu dengan panah dan ketapel merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan para lelaki dari Suku Marind di hutan-hutan Merauke. Para pemburu ini bisa dijumpai di kawasan Taman Nasional Wasur pada siang atau sore hari.

Walaupun Suku Marind merupakan suku asli kabupaten Merauke, penduduk di Merauke kebanyakkan merupakan pendatang yang berasal dari luar Papua. Kebanyakkan mereka datang ke Merauke ditugaskan untuk bekerja. Walaupun biaya hidup di Papua sangat mahal, Merauke adalah satu-satunya tempat yang biaya hidupnya paling murah di Papua.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih2%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau14%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Perjuangkan Kelapa Sawit, Mahasiswi Ini Raih Gelar Distinction Student Sebelummnya

Perjuangkan Kelapa Sawit, Mahasiswi Ini Raih Gelar Distinction Student

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu Selanjutnya

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu

Agatha Olivia Victoria
@ladygathgath

Agatha Olivia Victoria

flavors.me/narradevictoria

Started as a Communication Student in Universitas Sriwijaya, Palembang. As a girl I’m a courageous one and I love challenge. I love travelling. My soul craves for new experiences and adventures. I would rather climb a rock or jump out of an airplane than going to the mall like another girl or stay at home will suck my life.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.