Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya Raih Dua Gelar di Filipina

Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya Raih Dua Gelar di Filipina

Keterangan Gambar Utama © Pemilik Gambar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Manila, Filipina (2017). Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang. kali ini berasal dari kompetisi Paduan Suara "Andrea O. Veneracion International Choral Festival 2017" yang diselenggarakan pada 20-23 Juli 2017 di Cultural Center of Philippines, Manila. Kompetisi ini merupakan salah satu yang terbesar dan bergengsi di Asia. Kompetisi ini memiliki tiga kategori yang diikuti oleh sembilan paduan suara dari berbagai belahan dunia. Nama kompetisi ini sendiri diambil dari nama Andrea O. Veneracion yang menjadi National Artist of Philippines pada bidang musik sekaligus pendiri dari grup paduan suara "Philippines Madrigal Singers".

Brawijaya University Student Choir berhasil meraih dua gelar juara pada 2 kategori yang diikuti. pada kategori Folksong Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya berhasil meraih 1st Prize setelah membawakan tiga buah lagu yaitu Kaisa isa Niyan (Maguindanao Folksong), Xiao He Tang Shui (Yunnan Folksong) dan Janger (Balinese Folksong). Apresiasi dan tepuk tangan meriah setelah lagu Janger yang dibawakan bersama koreografi berhasil memecah riuh penonton di Tanghalang Nicanor Abelardo Main Theater. Janger

Kategori yang berikutnya adalah Chamber yang berhasil meraih 2nd Prize setelah membawakan empat buah lagu dari berbagai macam era. Die Himmel Erzahlen die Ehre Gottes (komposisi Heinrich Schutz) dari era Renaissance, Ergebung (komposisi Hugo Wolf) era Romantic, Daluyong (komposisi Illy Matthew Maniano yang menjadi lagu wajib pada kategori ini) dan yang terakhir adalah Hentakan Jiwa (komposisi Ken Steven) untuk komposisi Kontemporer.

Atas keberhasilan ini selain hadiah diploma, piala, dan uang tunai pemenang dari kompetisi ini akan berlomba pada Asian Grand Prix yang akan diselenggarakan pada 2019 mendatang di Manila dan akan berkompetisi dengan pemenang dari Bali International Choir Festival, Singapore International Choral Festival, dan Busan Choral Festival.1st Prize

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga94%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Fenomena "Blue Fire" Hanya 2 di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia! Sebelummnya

Fenomena "Blue Fire" Hanya 2 di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia!

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Rifki Safreza
@rifkisfrz

Rifki Safreza

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.