Instagram stories, fitur video terbatas waktu yang dimiliki oleh Instagram pada 2 Agustus 2017 genap berusia satu tahun. Fitur yang diadaptasi dari pesaing Instagram, Snapchat tersebut telah digunakan oleh 700 juta pengguna di seluruh dunia. Dan menariknya, Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang paling banyak menggunakannya. 

Sebagaimana diberitakan Jawapos.com, Instagram merilis bahwa diantara 700 juta pengguna tersebut 250 juta pengguna mengunggah momen mereka di stories setiap harinya. "Remaja merupakan penghasil dan konsumen stories terbesar,” ujar Instagram.

Menurut laporan, pengguna aktif usia remaja 4 kali lebih banyak menonton Stories dalam satu hari dibanding pengguna lain. Para pengguna muda itu ternyata tidak hanya menonton tapi mereka juga menggunggah 6 kali lebih banyak Stories dalam satu hari dibandingkan dengan pengguna lain.

Daya tarik Stories terletak pada fitur rekam video instan. Video ini menariknya akan terbatas waktu tayang yakni 24 jam saja kemudian akan terhapus secara otomatis.

Selain itu, Stories juga memiliki filter-filter atraktif yang bisa menambahkan hiasan-hiasan pada video tanpa perlu prose editing video yang rumit. Salah satu filter yang populer digunakan adalah filter geotagging yang mentautkan lokasi dimana video-video stories dibuat. 

Hal yang mengejutkan dari geotagging ini adalah ternyata lokasi terpopuler yang paling banyak di tag adalah Jakarta, Indonesia. Ini membuktikan bahwa pengguna Instagram di Jakarta sangat aktif. Kemudian di peringkat kedua terpopuler adalah São Paulo, Brazil. Kemudian diikuti New York, AS; London, Inggris; dan Madrid, Spanyol.

Setelah dahulu sempat menjadi pusat aktifitas Twitter dunia, ternyata Indonesia kembali merajai sosial media dunia. Bagaimana menurutmu kawan?

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu