Wow! Gunung Berapi Tertinggi di Asia Tenggara Ternyata Ada di Indonesia

Wow! Gunung Berapi Tertinggi di Asia Tenggara Ternyata Ada di Indonesia

Gunung Kerinci © kerincinews.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Gunung Kerinci merupakan salah satu destinasi pendakian Seven Summits of Indonesia yang terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Gunung ini terletak di wilayah Pegunungan Bukit Barisan yang terbentang dari utara hingga selatan pulau Sumatera. Berada di lingkup Taman Nasional terbesar di Indonesia, gunung Kerinci dikelilingi oleh hamparan keindahan alam yang fantastis. Tak hanya fantastis, keindahan alam disana dijamin Indonesia banget. Salah satunya yaitu terdapat bunga khas Indonesia, Rafflesia Arnoldi. Tak hanya bunga raksasa khas Indonesia, kita juga dapat menjumpai fauna khas Indonesia seperti Tapir dan Kuskus. Bagi pecinta burung, Kerinci menjadi salah satu primadona dimana 1.400 jenis burung hidup disana. Indonesia banget, kan.

Memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut, Kerinci berpredikat sebagai puncak tertinggi di Sumatera. Tak hanya itu, ternyata gunung Kerinci juga merupakan gunung berapi aktif tertinggi di Asia Tenggara. Gunung kerinci merupakan gunung berapi bertipe Strato Volcano dan terakhir kali meletus pada tahun 2009. Di puncak gunung Kerinci terdapat kawah aktif yang berisi air berwarna hijau sedalam 600 meter dan memiliki luas 400 x 120 meter.

Kawah Kerinci
Kawah Kerinci

Meskipun berstatus gunung berapi aktif, Kerinci masih dibuka untuk pendakian. Bagi Anda yang berminat melakukan pendakian di gunung Kerinci, silakan melakukan perjalanan darat atau udara menuju kota Padang atau Jambi terlebih dahulu. Untuk tiba di pintu masuk pendakian, Anda harus melakukan perjalanan darat menuju Desa Kersik Tuo, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Berada di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut, hawa dingin langsung menyambut Anda. Sesampainya di Desa Kersik Tuo, Anda dapat langsung mulai mendaki melalui Pos Kersik Tuo atau dapat beristirahat terlebih dahulu di homestay milik warga setempat sambil menikmati hijaunya hamparan kebun teh. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, menginap di homestay milik warga hanya dikenakan biaya Rp 35.000 per malam, lho!

Tugu Macan di Desa Kersik Tuo
Tugu Macan di Desa Kersik Tuo

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga66%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang4%
Pilih Tak PeduliTak Peduli8%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi2%
Pilih TerpukauTerpukau12%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Promosikan Indonesia Melalui ASEAN Food Festival Di Kota Tua. Sebelummnya

Promosikan Indonesia Melalui ASEAN Food Festival Di Kota Tua.

Benteng Terakhir Keragaman Alam yang Unik, Satu-satunya yang Tersisa di Dunia Selanjutnya

Benteng Terakhir Keragaman Alam yang Unik, Satu-satunya yang Tersisa di Dunia

Dian Ulfa Puspita
@dyanulf

Dian Ulfa Puspita

1 Komentar

  • Afdhal Maulana Fajri

    Sekadar info Sekarang juga sudah ada penerbangan dari Jambi ke kerinci

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.