SINERGI MEMBANGUN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SD N TALANG

SINERGI MEMBANGUN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT  DI SD N TALANG

Mahasiswa UMM menjelaskan cara cuci tangan yang benar @KKN10UMM

NGAWI - Divisi Kesehatan KKN 10 Universitas Muhammadiyah Malang 2017 yang berlokasi di Desa Talang, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi mengadakan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di SDN Talang 1. Kegiatan tersebut meliputi pembelajaran cuci tangan dan sikat gigi yang benar, 8 Agustus 2017. Kegiatan PHBS yang diikuti siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 3 ini berlangsung sejak pukul 08.30-10.00 WIB.

Kegiatan PHBS ini merupakan salah satu program kerja penanaman karakter yang ditanamkan sejak usia dini oleh divisi kesehatan KKN 10 Ngawi sebagai bentuk perhatian kepada siswa-siswi SDN Talang 1. Selain untuk menanamkan perilaku yang baik sejak usia dini, kegiatan PHBS ini juga bertujuan untuk membiasakan diri dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan PHBS yang diterapkan untuk anak usia dini tersebut dimulai dari hal yang paling dasar. Untuk dapat membiasakan perilaku yang positif tentunya tidak cukup hanya dengan dilakukan sekali saja. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dari SDN Talang 1 sebelum memulai pelajaran.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, materi yang diberikan seperti cara cuci tangan yang benar dan sikat gigi yang benar. Pada penyampaian materi tersebut, anggota divisi kesehatan juga memberikan jargon PHBS, menyanyi, ice breaking dan juga ada reward tersendiri bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari pemateri. Hal ini dilakukan agar kegiatan tersebut tidak monoton dan siswa tidak jenuh dengan materi yang diberikan. Selain itu, dengan adanya jargon akan membuat anak-anak lebih bersemangat, antusias, dan fokus dalam mengikuti kegiatan. Pada kegiatan tersebut, anggota divisi kesehatan juga melakukan praktik cuci tangan dan sikat gigi untuk menambah wawasan lebih kepada anak-anak. Mahasiswa KKN 10 UMM 2017 membagikan susu kotak kepada semua siswa sebagai bentuk penghargaan.

”Kegiatan positif semacam ini memang harus dilakukan sebagai upaya menanamkan kebiasaan yang baik bagi siswa. Selain itu, jika siswa-siswi menerapkan kebiasaan hidup yang bersih dan sehat, mereka akan menjadi empasis bagi siswa-siswi dari sekolah lain,” ujar Kepala Sekolah SDN Talang 1, Bapak Giono. “Penanaman karakter memang sejatinya ditujukan pada usia dini, karena pada masa itu rasa ingin tahunya masih besar dan apapun makna dari itu akan selalu diingatnya,” Kepala Sekolah SDN Talang 1 menambahkan kepada awak media.


Sumber: KKN 10 UMM

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

KKN

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Aryanto Yuniawan jadi Juri Festival Film Internasional Sebelummnya

Aryanto Yuniawan jadi Juri Festival Film Internasional

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional Selanjutnya

Malang Menargetkan Jadi Destinasi Internasional

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.