Lupa Sandi?

Percayakah Kawan Kalau Ternyata Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas AS dan Singapura?

Maria Umma Dewi
Maria Umma Dewi
0 Komentar
Percayakah Kawan Kalau Ternyata Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas AS dan Singapura?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II- 2017 mencapai 5,01 persen, angka tersebut rupanya tidak sesuai terget pemerintah. Karena pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.

Walaupun realisasi pertumbuhan ekonomi terbilang tidak memenuhi target dan masih jauh di bawah ekspektasi pemerintah. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan negara besar seperti Amerika, Singapura dan Korea Selatan.

Walaupun masih di bawah Tiongkok yang mencapai 6,9 persen, namun pertumbuhan ini cukup bagus. Karena ternyata angka pertumbuhan ekonomi nasional melebihi Amerika Serikat (AS) yang sebesar 2,1 persen, Singapura yang sebesar 2,5 persen, bahkan Korea Selatan yang tumbuh melambat dari 3,4 persen menjadi 2,5 persen.

"Jadi betul ini di bawah ekspektasi 5,1 persen, tapi di tengah perekonomian global dan turunnya harga komoditas, pertumbuhan ini tentu cukup bagus," ujar Suhariyanto, kepala Badan Pusat Statistik ( BPS), Jakarta, Senin (7/8).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memiliki graik yang bagus, meskipun komoditas landai. Pada tahun 2015 adalah titik terendah yaitu 4,88 persen, namun 2016 berhasil mencapai sebesar 5,02. Diharapkan mengalami peningkatan yang bagus di tahun 2017 ini.


Sumber: JPNN.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MARIA UMMA DEWI

Ich bin Studentin an der Staatlichen Universitaet Surabaya. Meine Mama ist eine Eingebung. Das Zwielicht ist Schoenheit, liebe ich das. Banyuwangi ist ein wundershoen Indonesien, und komme ich aus Ba ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara