Impianku untuk Indonesia Tercinta

Impianku untuk Indonesia Tercinta

Kelas © Wokandapix di pixabay.com

Halo semuanya …… Perkenalkan nama saya Nabila. Umur saya 10 tahun. Tapi kalau tentang cita-cita sih aku udah punya dong ! Pasti kalian juga sudah punya cita-cita kan ? Mau tau apa saja sih cita-cita ku saat besar nanti ? Saat besar nanti aku ingin sekali menjadi professor dan guru serta membuat ‘sekolah gratis’. Ada yang tau gak apa saja alasan aku aku memilih cita-cita atau profesi seperti itu ? Mau tau aja atau mau tau banget ? Hahahaha ….

Kalau professor, aku ingin membuat barang-barang keluaran baru, seperti kereta super cepat, alat komunikasi supeerrrrr canggih, mobil tanpa bahan bakar, robot yang dapat membantu manusia untuk menjalani kehidupannya, seperti memasak, menyapu, dan lain sebagainya. Aku ingin Indonesia tidak mau kalah dengan Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan negara-negara canggih lainnya. Pastinya Indonesia gak mau kalahkan ? Iya dong !

Kalau guru apa ? ya sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Lalu apa itu ‘sekolah gratis’ yang kumaksud ? Gunanya agar anak-anak yang kurang mampu untuk bersekolah, bukannya bersekolah anak-anak itu malah membantu orang tua mereka yang juga kurang mampu untuk menyekolahkan mereka. Biasanya untuk membantu orang tua mereka yang kesusahaan dalam mencari kerja atau pengangguran, mereka berjualan dipinggir jalan raya. Dan disana banyak sekali kendaraan melaju kencang seperti mobil, truk, atau sepeda motor, dan mereka tidak menghiraukan kendaraan yang melaju cepat itu. Nanti kalau mereka kecelakaan, bagaimana ? Mereka biasanya berjualan Koran, tissue, kacang, kuaci, permen, dan lain sebagainya. Mereka tidak kehabisan akal untuk membantu orang tuanya bekerja. Mereka tidak dapat memperluas ilmu dengan caar belajar, padahal untuk anak-anak kecil seumuranku sudah seharus belajar. Kata “SEKOLAH” adalah yang mereka inginkan kesempatan emas mereka untuk meraih cita-cita mereka.

Sementara itu kita yang sudah berkecukupan terkadang masih suka bermalas-malasan, seperti membolos, alfa, dan lain-lain. Aku tidak tau. Dan ketika membolos, 70% dari mereka pergi bermain warnet. Apa itu warnet pasti kalian semua sudah tau, ya kan ? Warnet itu semacam bermain computer dan kita dapat bermain games online. Dan membayar sewanya pun menghabiskan uang, seperti 5 menit kita harus sudah membayar Rp10.000,00. Membuang uang, padahal orang tua kita sudah bersusah payah bekerja mencari uang. Dan kalian malah menggunakan uang itu semena-mena. Padahal orang tua susah payah mendapatkan uang meskipun hanya satu lembar saja, demi kalian. Mereka mengeluarkan keringat dan tenaganya. Tetapi kalian malah menghamburkan uang yang orang tua kalian yang dihasilkan.

Dan kita sambung saja lagi tentang Sekolah Gratis. Aku merasa tidak adil jika 40% bersekolah semenatara 60% di luar sana masih banyak yang belum bersekolah. Ada banyak yang masih berumur 5-9 tahun yang masih banyak yang belum bersekolah.

Dan aku akan mengajarkan murid-muridku nanti untuk untuk belajar mencintai Indonesia. Dengan cara yang mudah yaitu melakukan penghijauan, tidak membuang sampah sembarangan, dan kita akan belajar menanam pohon. Dan aku juga ingin Indonesia juga bukan hanya Negara Kepualuan, aku juga ingin Indonesia menjadi Negara Pendidikan. I Love You Indonesia ! Semoga impianku tercapai untuk Indonesia ku yang tercinta. 17 Agustus 1945 adalah hari yang sangaaaat aku suka. Aku bangga menjadi bangsa Indonesia.

Nama : NABILLA BRILLIYANT DISRIANTI

Informasi artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi Impianku untuk Indonesia.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Harapan dan Cita-citaku untuk Indonesia Sebelummnya

Harapan dan Cita-citaku untuk Indonesia

Yogyakarta Gamelan Festival 2019 "New Gamelan" Siap Digelar Selanjutnya

Yogyakarta Gamelan Festival 2019 "New Gamelan" Siap Digelar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.