Lupa Sandi?

Favorit Pahlawan, Ini Dia Kudapan Asal Kota Pahlawan yang Belum Diketahui Banyak Orang

Dian Ulfa Puspita
Dian Ulfa Puspita
0 Komentar
Favorit Pahlawan, Ini Dia Kudapan Asal Kota Pahlawan yang Belum Diketahui Banyak Orang

Pecel adalah kudapan berbahan dasar berbagai macam sayuran yang disiram suatu saus dan dilengkapi dengan kerupuk. Pecinta kuliner pasti sudah tak asing dengan Pecel Madiun maupun Pecel Kediri. Umumnya, perbedaan Pecel Madiun dan Pecel Kediri terletak pada sausnya. Pecel Madiun menggunakan bumbu kacang, sedangkan Pecel Kediri menggunakan bumbu tumpang. Sayuran yang digunakan relatif sama, seperti bayam, tauge, kacang panjang, dan bunga turi. Biasanya Pecel Madiun dan Pecel Kediri dihidangkan bersama nasi putih atau lontong dan dilengkapi dengan rempeyek.

Pecel Madiun
Pecel Madiun
Pecel Kediri
Pecel Kediri

Berbeda dengan Pecel Madiun dan Pecel Kediri, Pecel Surabaya hadir sejak zaman penjajahan. Pecel Surabaya lebih dikenal dengan nama Pecel Semanggi. Seperti namanya, sayuran yang digunakan pada pecel ini adalah semanggi dan sedikit tauge. Saus yang digunakan sangat khas, yaitu campuran ketela rambat, kacang tanah, gula jawa, terasi, dan cabai yang dihaluskan bersama-sama. Pecel Semanggi disajikan diatas pincuk daun pisang dan diberi kerupuk puli di atasnya. Cita rasa yang dimiliki Pecel Semanggi sangat khas, didominasi manis khas ketela dan perpaduan renyahnya sayur semanggi dan tauge.

Meskipun khas Surabaya, keberadaan penjual Pecel Semanggi kini agak sulit ditemukan. Hal ini dikarenakan banyak penjual yang gulung tikar serta ketersediaan semanggi yang tidak semelimpah dulu. Penjual Pecel Semanggi masih dapat dijumpai dengan mudah di sekitar Taman Bungkul. Fakta unik tentang Pecel Semanggi yaitu merupakan makanan kesukaan pahlawan pejuang emansipasi wanita, Raden Ajeng Kartini.

Penjual Semanggi Suroboyo
Penjual Semanggi Suroboyo

 
Sumber: SPORTOURISM

Baca Juga
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG DIAN ULFA PUSPITA

4th level of Radiology Student at Airlangga University, Surabaya. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata