Lupa Sandi?

Kabar Gembira, Selama Bulan Agustus 2017 Pengunjung Dapat Mengunjungi 7 Museum Ini Secara Gratis.

Andari Widanto Fitria Aisyah
Andari Widanto Fitria Aisyah
0 Komentar
Kabar Gembira, Selama Bulan Agustus 2017 Pengunjung Dapat Mengunjungi 7 Museum Ini Secara Gratis.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Indonesia menggratiskan biaya masuk ke museum dan cagar budaya yang berada di bawah pengelolaan Kemdikbud. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan  negara Indonesia  yang ke-72 tahun pada 17 Agustus 2017 nanti.

Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyatakan bahwa kebijakan tersebut berlaku selama bulan Agustus 2017. Program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah agar generasi bangsa saat ini lebih tertarik lagi untuk pergi ke museum sehingga semakin mengenal sejarah dari negara-nya sendiri, Indonesia.

“Sepanjang bulan Agustus 2017, dari tanggal 1 sampai 30 Agustus, seluruh cagar budaya dan museum di bawah Kemendikbud akan digratiskan untuk umum.” Kata Muhadjir Effendy di Galeri Nasional, Jakarta Pusat.

Jumlah total dari cagar budaya dan museum seluruh Indonesia yang berada di bawah Kemendikbud berjumlah 300. Namun, hanya 30 persen yang masih dikenakan tiket masuk karena biasanya tiket masuk diatur pemerintah provinsi atau pemerintah kota/kabupaten.

Muhadjir sendiri memastikan, telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing soal kebijakan menggratiskan tiket masuk selama sebulan penuh ini.

Dari website Kemdikbud, saat ini ada 7 museum yang berada di bawah penanganannya, berikut 7 museum mana aja yang dapat dikunjungi secara gratis selama bulan Agustus ini.

  1. Museum Nasional Indonesia
Museum Nasional Indonesia | travelalltogether.com
Museum Nasional Indonesia | travelalltogether.com

Museum Nasional Republik Indonesia atau Museum Gajah adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat , tepatnya di Jalan Merdeka Barat No 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Museum ini mengoleksi benda-benda kuno dari seluruh Nusantara, misalnya arca-arca kuno, prasasti, benda-benda kuno lain dan barang-barang kerajinan. Namun, hanya sepertiga dari baenda-benda kuno tersebut yang dapat diperlihatkan kepada pengunjung.

  1. Museum Basoeki Abdullah
Museum Basoeki Abdullah | darustation.com
Museum Basoeki Abdullah | darustation.com

Museum Basoeki Abdullah didirikan pada 25 September 2001 dan diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Drs. I Gede Ardika. Museum ini didirikan atas wasiat Basoeki Abdullah, seorang pelukis terkenal di masa-nya. Museum ini menyimpan lukisan dan koleksi pribadi Basoeki Abdullah seperti patung, topeng, wayang dan senjata. Museum yang berada di Jalan Keuangan Raya No 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan ini adalah sisi lain Jakarta dimana wisatawan bisa melihat lukisan mahakarya, termasuk “lukisan melirik”.

  1. Museum Benteng Vredeburg
Museum Benteng Vredeburg | vredeburg.id
Museum Benteng Vredeburg | vredeburg.id

Museum Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta lebih tepatnya di Jalan. Jenderal A. Yani No. 6 Yogyakarta. Sebelumnya benteng ini dibangun sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan residen Belanda. Kemudian pada 23 November 1992 tempat ini dialihfungsikan menjadi museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia.

  1. Museum Kebangkitan Nasional

Museum Kebangkitan Nasional | http://assets-a1.kompasiana.com/statics/crawl/55c7844724a9d56c0f8b4567.jpeg?t=o&v=800

Museum Kebangkitan Nasional adalah sebuah gedung yang dibangun sebagai monumen tempat lahir dan berkembangnya kesadaran nasional dan juga ditemukannya organisasi pergerakan modern pertama kali dengan nama Boedi Oetomo.  Sebelum menjadi museum, bangunan ini dulunya merupakan sebuah sekolah kedokteran yang didirikan oleh Belanda dengan nama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) atau Sekolah Dokter Bumiputra. Lokasi museum ini tidak jauh dari Pasar Senen, tepatnya di Jalan Abdurrahman Saleh No.26, Jakarta Pusat. Bangunan ini diresmikan menjadi museum pada tanggal 7 Februari 1984. Dalam komplek museum Kebangkitan Nasional, terdapat empat museum yaitu Museum Budi Utomo, Museum Wanita, Museum Pers dan Museum Kesehatan.

  1. Museum Sumpah Pemuda
Museum Sumpah Pemuda | http://yuktravelling.com/wp-content/uploads/2015/03/Museum-Sumpah-Pemuda-1928.jpg
Museum Sumpah Pemuda | http://yuktravelling.com/wp-content/uploads/2015/03/Museum-Sumpah-Pemuda-1928.jpg

Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum yang memiliki sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi saksi dari proses panjang pembentukan semangat kejuangan bagi kemerdekaan Indonesia. Museum yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat ini dulunya merupakan museum yang menempati bekas rumah Sie Kong Liong yang pernah disewa dan dijadikan asrama oleh pelajar sekolah dokter pribumi STOVIA. Tempat ini juga menjadi tempat pertemuan pergerakan pemuda dari dari berbagai daerah sehingga disebut juga Indonesische Clubgebouw (rumah perkumpulan Indonesia), serta menjadi tempat latihan kesenian yang dikenal dengan nama Langen Siswo.

  1. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Munasprok | http://pojokpitu.com/yp-gbr-news/EDT_31841_16-08-2016_09-14-15_m.jpg
Munasprok | http://pojokpitu.com/yp-gbr-news/EDT_31841_16-08-2016_09-14-15_m.jpg

Sebenarnya, bangunan ini merupakan rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda, seorang kepala penghubung antara Angkatan Laut dan Angkatan Darat Jepang. Bangunan yang dijadikan tempat Perumusan Naskah Proklamasi tersebut, dijadikan museum tanggal 24 November 1992 dan terletak di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta. Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Munasprok) memiliki beberapa ruang, antara lain ruang Pra-Proklamasi Naskah Proklamasi, Ruang Perumusan Naskah Proklamasi, Ruang Pengesahan/Penandatanganan Naskah Proklamasi, dan Ruang Pengetikan Teks Proklamasi.

  1. Museum Kepresidenan Republik Indonesia (Balai Kirti)
Balai Kirti | kebudayaanindonesia.net
Balai Kirti | kebudayaanindonesia.net

Salah satu museum khusus yang ada di Indonesia adalah Museum Kepresidenan RI Balai Kirti ini. Pengkhususan tersebut disebabkan oleh tema khusus yakni mengenai sejarah dan keberhasilan Presiden RI. Hal itu menyatakan bahwa Balai Kirti masuk kategori museum khusus berdasarkan temanya bukan karena letaknya yang berada di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor. Museum yang diresmikan oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 18 Oktober 2014 ini menyimpan benda milik orang termahsyur.  Balai Kirti digunakan untuk tempat edukasi, rekreasi, interaksi sejarah.

Selain 7 museum di atas, terdapat juga Balai Pelestarian Manusia Purba Sangiran (BPSMP) adalah unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bidang pelestarian situs manusia purba yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kebudayaan.  Balai yang berada di Jalan Jenderal Senayan Sudirman Jakarta 10270 ini memiliki 4 museum didalamnya, yaitu Museum Manusia Purba Klaster Bukuran, Ngebung, dan Museum Lapangan Manyarejo. 

BPSMP | tribunnews.com
BPSMP | tribunnews.com


Sumber: dari beberapa sumber

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ANDARI WIDANTO FITRIA AISYAH

Keterbatasan bukanlah batasan untuk meraih sebuah mimpi. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Selangkah Lagi, Banyuwangi !

Akhyari Hananto2 tahun yang lalu

Jalan yang Tak Lagi Sepi

Akhyari Hananto2 tahun yang lalu

Perang Khas Manggarai, Penentu Kesuburan Lahan

Bagus Ramadhan2 tahun yang lalu

Sepeda Tenaga Surya Trendi dari Bandung

Akhyari Hananto2 tahun yang lalu

Menjadi Manusia Air, dengan Sea Walker

Asrari Puadi2 tahun yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara