Masih Belia, Gadis Muna Ini Gemparkan Korea Selatan

Masih Belia, Gadis Muna Ini Gemparkan Korea Selatan

Wa Ode Siti Latifatul Malik © Rumah Hijau Indonesia Kabupaten Muna

Wa Ode Siti Latifatul Malik merupakan Mahasiswi Hubungan Internasional UGM yang berasal dari Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Wa Tifa, sapaan akrab Wa Ode Siti Latifatul Malik ini lahir bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Entah berpengaruh atau tidak, namun Wa Tifa sejak di bangku sekolah memiliki semangat yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman-teman seangkatannya. Sehingga sejak saat itu ia banyak menjuarai berbagai kompetisi dan perlombaan, seperti juara lomba debat se-kabupaten Muna tahun 2012, juara pertama OSN Ekonomi kabupaten Muna, Duta Parlemen Muda Nasional dalam Parlemen Remaja tahun 2014, dan masih banyak lagi.

Menginjak bangku kuliah, Wa Tifa semakin mengepakkan sayapnya. Ia pernah didaulat menjadi ketua delegasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam 17 tahun International Conference on Social Science And Humanities (ICSSH) yang diselenggarakan tahun ini. Prestasi lain yang baru saja ia ukir yaitu menjuarai kompetisi Global Forum tingkat internasional yang diadakan di Sungkyunkwan University International Summer, Semester Global Forum, Korea Selatan. Dalam kompetisi tersebut, Wa Tifa berhasil menyingkirkan 600 mahasiswa lain yang berasal dari berbagai negara seperti Perancis, Finlandia, dan Rusia.

Pada Global Forum tingkat internasional yang diadakan di Sungkyunkwan University International Summer, Semester Global Forum, Korea Selatan, Wa Tifa mengusung tema, “How to initiate and utilize international collaboration to solve an impending global problem.” Wa Tifa harus mempresentasikan ide-ide yang berafiliasi dengan tema yang ia angkat tersebut selama 10 menit. Kemudian, Wa Tifa dicecar pertanyaan oleh dewan juri yang terdiri dari beberapa orang profesor dari berbagai negara. Tak disangka-sangka, ternyata juri memberikan nilai tertinggi bagi Wa Tifa dan otomatis membuat Wa Tifa meraih juara pertama pada kompetisi ini. Menurut Wa Tifa, untuk meraih sebuah prestasi tak mesti harus memiliki kelebihan materi. Yang terpenting yaitu memiliki kemauan untuk belajar, sehingga hasil terbaik akan didapat.


Sumber: zonasultra.com

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Membahas Isu Global, 12 Siswa SD Raih 63 Medali di World Scholar’s Cup Sebelummnya

Membahas Isu Global, 12 Siswa SD Raih 63 Medali di World Scholar’s Cup

Indonesia Adalah Negara ASEAN Pertama yang Menerapkan Car Free Day Selanjutnya

Indonesia Adalah Negara ASEAN Pertama yang Menerapkan Car Free Day

Dian Ulfa Puspita
@dyanulf

Dian Ulfa Puspita

4th level of Radiology Student at Airlangga University, Surabaya.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.