Rasakan Keunikan Kopi Dogiyai Papua

Rasakan Keunikan Kopi Dogiyai Papua

Gambar Ilustrasi © Prelo.co.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Hasil produksi kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia. Letak geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan menjadi salah satu faktor yang membuat sejumlah daerah di Indonesia memiliki kekhasan cita rasa kopi yang berbeda satu sama lain. Salah satu daerah penghasil kopi yang telah dikenal adalah Papua.

Selain kopi Wamena yang telah populer. Kini muncul primadona baru kopi dari Papua. Adalah kopi Dogiyai. Kopi ini ditanam diketinggian 1.000 - 2.000 meter di atas permukaan air laut. Tepatnya di desa Mapia, kabupaten Dogiyai, Papua.

Foto Ilustrasi | Metrotvnews.com
Foto Ilustrasi | Metrotvnews.com

Biji kopi Dogiyai diproses dengan metode Honey Process. Proses pengeringan kopi dengan teknik ini sedikit lebih sulit dibandingkan dengan Naturral Process namun rasa kopi yang dihasilkan pastinya sepadan dengan effort yang dikeluarkan. Selanjutnya biji kopi dogiyai dipanggang dengan tingkat medium roast.

Kopi Dogiyai memiliki cita rasa yang khas. Perpaduan antara karamel yang legit dengann rasa akhir rempah-rempah dan cokelat. Kopi ini juga memiliki aroma kacang panggang yang gurih. Kopi unik itu dibandrol dengan harga Rp. 425.000 per kilogram. Dalam 5 hari kopi berkualitas premium dari Papua ini ludes terjual.


Sumber: Detik.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Chris Lesmana, Desainer Mobil Kodok Yang Terkenal Di Kancah Internasional Sebelummnya

Chris Lesmana, Desainer Mobil Kodok Yang Terkenal Di Kancah Internasional

Sejarah Hari Ini (1 April 1905) - Batavia Meluas Usai Ubah Nama Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (1 April 1905) - Batavia Meluas Usai Ubah Nama

Farida Hasanah
@farida14

Farida Hasanah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.