Tradisi Tirakatan di Berbagai Penjuru Tanah Air

Tradisi Tirakatan di Berbagai Penjuru Tanah Air

Jelang HUT Ke-72 RI © TRP Reza Palevi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Setiap tahunnya, Indonesia mengadakan peringatan kemerdekaan di bulan Agustus. Pada tanggal 17 Agustus, negara dan instansi pemerintahan baik negeri maupun swasta secara serentak melaksanakan upacara bendera untuk memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI. Malam sebelumnya, yaitu tanggal 16 Agustus, ada tradisi di tengah-tengah masyarakat yang masih dilaksanakan hingga kini. Masyarakat menyebut itu sebagai “Malam Tirakatan”.

Malam Tirakatan
Malam Tirakatan

Tirakatan dilaksanakan di setiap RT atau Desa. Masyarakat mulai dari anak kecil hingga orang tua berkumpul di tempat terbuka sambil membawa makanan masing-masing. Biasanya, para ibu yang tergabung dalam PKK bertugas untuk menyiapkan konsumsi. Tirakatan bukanlah acara yang formal. Tirakatan dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia sehingga saat ini masyarakat dapat berkumpul secara aman dan makan bersama dengan tenang tanpa ada gangguan dari penjajah. Tirakatan terasa sakral dengan kehadiran tumpeng yang diberi bendera merah putih berukuran kecil diatasnya.

Tumpeng Tirakatan
Tumpeng Tirakatan

Ketika tirakatan, umumnya tempat untuk laki-laki dan perempuan dibedakan. Para tokoh masyarakat diberi tempat paling depan. Mereka ditunjuk oleh warga sekitar untuk membuka acara dan memberikan sambutan tentang refleksi peringatan hari kemerderaan RI. Setalah itu, tokoh agama setempat akan memimpin renungan yang dilanjutkan dengan doa untuk keberlangsungan bangsa agar selalu dilindungi Tuhan YME, menjadi lebih baik, aman, dan sejahtera.

Para Tokoh Masyarakat Berkumpul di Malam Tirakatan
Para Tokoh Masyarakat Berkumpul di Malam Tirakatan

Setelah berdoa bersama, acara tirakatan diisi dengan acara yang menghibur seperti pembagian hadiah lomba. Lomba dilaksanakan sejak awal bulan Agustus. Pembagian hadiah lomba ini sangat dinanti oleh anak-anak. Selesai pembagian hadiah lomba, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Karena dilaksanakan setiap tahun, tirakatan telah menjadi tradisi di masyarakat. Tujuannya juga positif, yaitu untuk terus bersyukur terhadap kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia dan juga mempererat kekeluargaan di tengah masyarakat.

Pembagian Hadiah Lomba Saat Malam Tirakatan
Pembagian Hadiah Lomba Saat Malam Tirakatan

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga59%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang16%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau8%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Impian Ku Untuk Indonesia, Negeri Indah Kesayangan Sebelummnya

Impian Ku Untuk Indonesia, Negeri Indah Kesayangan

Sejarah Hari Ini (9 Agustus 2017) - Museum Keris Nusantara Diresmikan Jokowi Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (9 Agustus 2017) - Museum Keris Nusantara Diresmikan Jokowi

Dian Ulfa Puspita
@dyanulf

Dian Ulfa Puspita

1 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.