Menahan Gempuran Alien yang Menyerbu Yogyakarta

Menahan Gempuran Alien yang Menyerbu Yogyakarta

Wikipedia | Beyond Skyline © coined by Akhyari Hananto (GNFI)

Mungkin tak banyak dari kita yang sempat menonton film fiksi ilmiah 'Skyline' yang dirilis pada 2010 lalu. Selain tidak begitu sukses di pasaran, film ini juga mendapatkan ulasan buruk dari banyak kritikus. Selain karena jalan ceritanya yang terlalu datar, anggaran US$ 10 juta juga disebut salah satu faktor mengapa 'Skyline' tak cukup untuk menggarap sebuah film bergenre fiksi ilmiah yang biasanya berbiaya mahal.

Tujuh tahun berselang, dan sekuel film ini hadir dengan deretan pemain baru, lokasi baru, sutradara baru, dan tentu saja cerita baru. Trailernya baru saja dirilis. Cukup mengejutkan karena banyak kritikus yang memuji trailer berdurasi 1 menitan tersebut.

Dalam trailer tersebut Mark (diperankan oleh Frank Grillo: pemeran Brock Rumlow di Captain America: Winter Soldier, Crossbones di Captain America: Civil War) yang sedang dalam perjalanan di kereta bawah tanah bersama anaknya diserang oleh alien.

Saat berusaha untuk menyelamatkan diri itulah, anaknya yang bernama Trent (diperankan oleh Jonny Weston: pemeran Jimmy di Taken 3) tertangkap oleh alien. Dibantu oleh Sua, pemimpin grup pemberontak melawan alien (diperankan oleh Iko Uwais: The Raid, The Raid 2, Star Wars: The Force Awaken), dan juga The Chief (diperankan oleh Yayan ‘Mad Dog’ Ruhian: The Raid, The Raid 2, Star Wars: The Force Awaken), Mark pun berusaha untuk menyelamatkan anaknya.

Adegan dalam trailer terlihat intens dan mendebarkan. Selain Los Angeles, film garapan sutradara Liam O'Donnell ini juga mengambil gambar di desa di Yogyakarta, Candi Prambanan, dan Batam. Dalam trailer yang ke-2, terlihat sebuah desa di Yogyakarta diserbu oleh alien raksasa, dan suasana pertempuran melawan alien di kawasan candi prambanan.

Trailer ke-2

Beyond Skyline International Trailer Part 2 #beyondskyline

Sebuah kiriman dibagikan oleh Liam O'Donnell (@liamodin) pada

Film ini pun akan segera rilis. Hal tersebut diketahui dari unggahan instagram sang sutradara Liam O’Donnell baru-baru ini. Lewat akun Instagram pribadinya, O’Donnell mengunggah foto terbaru Beyond Skyline dan juga mengungkapkan tanggal perilisannya, yakni 1 November 2017.

Foto : Dok. Hydraulx
Foto : Dok. Hydraulx

Di dalam foto tersebut, aktor yang juga ikut main dalam film Star Wars: The Force Awakens ini tampak tengah membunuh makhluk alien menggunakan sebuah pisau.

Visual effect dari film ini ditangani oleh Hydraulx, perusahaan yang juga pernah menangani visual effect dari film-film Hollywood ternama seperti The Day After Tommorrow, The Incredible Hulk, Iron Man 2, dan Captain America: The First Avengers, serta The Avengers.

(Dari berbagai sumber)

Pilih BanggaBangga88%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau4%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terus Meningkat, Loyalitas Supporter Timnas Indonesia di Sea Games Malaysia Tuai Pujian Tuan Rumah Sebelummnya

Terus Meningkat, Loyalitas Supporter Timnas Indonesia di Sea Games Malaysia Tuai Pujian Tuan Rumah

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019 Selanjutnya

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.