Upaya Melestarikan Lingkungan, Mahasiswa UI Ubah Limbah Batubara Menjadi Bahan Bakar

Upaya Melestarikan Lingkungan, Mahasiswa UI Ubah Limbah Batubara Menjadi Bahan Bakar

Universitas Indonesia © Humas.ui.ac.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Batubara merupakan sumber utama pengadaan sumber energi listrik nasional yang murah dan efisien, namun kekurangannya adalah menjadi salah satu sumber polusi dan limbah yang dapat mengancam kesehatan makhluk hidup dan kelestarian lingkungan.

Tak perlu khawatir, Mahasiswa Universitas Indonesia telah menemukan cara untuk mengubah limbah cair batubara yang berbahaya bagi lingkungan menjadi produk yang bermanfaat dan juga ramah lingkungan.

Adalah Raudina (Teknik Kimia), Barneus Wanglie Sugianto (Teknik Kimia) dan Isni Nur Sadrina (Teknologi Bioproses) , mahasiswa Universitas Indonesia yang berhasil menciptakan sebuah prototipe berupa Nanokomposit Titani Nanotube (TiNT)-Graphene yang optimal untuk mendegradasi kandungan berbahaya di limbah cair batubara menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan.

"Limbah cair Batubara yang berbahaya dapat secara aman dibuang ke lingkungan dan menjadi penghasil salah satu energi terbarukan dan ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat," Ujar Raudina, salah seorang mahasiswa UI yang melakukan penelitian, kampus UI Depok, Rabu.

Ketiga mahasiswa tersebut melakukan penelitian dibawah bimbingan Guru Besar Fakultas Teknik UI Prof. Dr. Ir. Slamet, M.T.

Dalam pembuatan teknologi pengolahan limbah batubara, Raudina beserta tim memanfaatkan bahan material lokal yaitu nanokomposit yang kemudian diuji sedemikian rupa agar dapat mengdegradasi senyawa fenolik serta memproduksi hidrogen pada limbah cair batubara.

"Pemanfaatan material lokal ini pun menjadi satu nilai tambah dari teknologi karya mahasiswa UI karena mampu meningkatkan nilai tambah bahan lokal dan dapat meningkatkan nilai keekonomisan," katanya kemudian.

Mampu berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam hal pengelolaan limbah cair batubara, produksi hidrogen dan nanokomposit berbahan lokal. Itulah yang menjadi harapan Raudina beserta tim.

Tak hanya itu, mereka juga berharap hasil dari penelitian tersebut dapat menjadi dasar dalam pengembangan skala industri dalam pengolahan limbah cair batubara dan produksi hidrogen sebagai energi terbarukan serta menuntaskan permasalahan pencemaran akibat limbah cair batubara yang dapat mengancam kesehatan makhluk hidup dan kelestarian lingkungan.


Sumber: Antaranews.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Film "Hujan Bulan Juni" Segera Tayang di Bioskop Sebelummnya

Film "Hujan Bulan Juni" Segera Tayang di Bioskop

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja Selanjutnya

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja

Farida Hasanah
@farida14

Farida Hasanah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.