Satria Tama: Si Tangan Malaikat Dari Skuad Garuda Muda Indonesia

Satria Tama: Si Tangan Malaikat Dari Skuad Garuda Muda Indonesia
info gambar utama

Tim nasional (Timnas) U-22 Indonesia tampil sangat memukau ketika melawan Myanmar dalam perebutan medali perunggu SEA Games 2017 di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Selangor-Malaysia pada Selasa kemarin (29/8). Kemenangan tersebut tidak terlepas dari penampilan apik beberapa pemain. Salah satu yang paling menonjol adalah Satria Tama.

Saat melawan Myanmar kemarin sore, kiper berusia 20 tahun ini melakukan enam penyelamatan, dua inteceptions, dan sekali tekel. Penampilan memukaunya untuk menjaga gawang tersebut membuat Timnas Indonesia U-22 hanya kebobolan satu gol dalam laga ini.

Satria Tama kiper Garuda Muda | bola.com
info gambar

Tama begitu sapaan akrabnya mulai menunjukkan kehebatannya saat menjaga gawang Garuda Muda di laga keempat Grup B SEA melawan Vietnam. Kiper Persegres Gresik United ini mendapat kesempatan main saat kiper Kurniawan Kartika Ajie mengalami cedera ketika melawan Timor Leste pada 20 Agustus lalu. Akhirnya, Tama pun dimainkan ketika berhadapan dengan Vietnam pada 22 Agustus lalu .

Ketika itu, ia berhasil melakukan tujuh kali penyelamatan. Namun di babak kedua, kaki kanan Tama mengalami cedera. Tama harus ditandu keluar lapangan dan digantikan oleh Kurniawan Kartika Ajie. Dalam laga tersebut, Vietnam bermain imbang 0-0 dengan Indonesia.

Saat Indonesia melawan Kamboja, Tama tak diturunkan oleh Luis Milla dalam laga SEA Games 2017 karena cidera yg ia peroleh. Kemudian, pada 26 Agustus 2017 Tama kembali dimainkan saat timnas U-22 bermain melawan Malaysia. Sayang, pasukan Merah Putih harus kalah 1-0.

skuad Garuda saat tampil bersama Malaysia | bola.com
info gambar

Selama ajang SEA Games 2017 berlangsung, pria kelahiran Sidoarjo, 23 Januari 1997 tampil sangat mengesankan di bawah mistar gawang Timnas U-22 Indonesia. Tak heran jika anak didikan Luis Mila ini menuai banyak pujian.

Selain itu, Satria Tama pernah bermain di ajang AFF U-19 bersama timnas U-19 di Vietnam pada tahun 2015.

Satria Tama sendiri merupakan salah satu dari tiga kiper yang dibawa oleh pelatih Luis Milla dalam pertandingan SEA Games tahun ini. menjadi kiper kedua di bawah Kurniawan Kartika Ajie. Namun, faktanya sang pelatih lebih mengandalkan Tama untuk mengamankan gawang Indonesia.

Satria Tama idola baru rakyat Indonesia | poskotanews.com
info gambar

Performa gemilang dari salah satu skuad Garuda muda Indonesia itu dijuluki "Tangan Malaikat" oleh warga Indonesia karena berulang kali melakukan penyelamatan. Kini Luis Milla sukses menjadikan seorang Satria Tama menjadi idola baru Indonesia. Bahkan, pemilik nama Satria Tama Hardianto diharapkan menjadi kiper masa depan yang bisa mengharumkan nama Indonesia.


Sumber: Tribunnews

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini