Maknyus, Bersiaplah Kawan untuk Menyantap Hidangan Spesial Idul Adha Ini

Maknyus, Bersiaplah Kawan untuk Menyantap Hidangan Spesial Idul Adha Ini

Sate merupakan olahan yang paling mudah ditemui disaat Idul Adha maupun dalam kehidupan sehari-hari. Foto/ilustrasi © ulinulin.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Hari raya kurban atau Idul adha pasti identik dengan daging yang melimpah. Pada hari raya yang juga disebut sebagai lebaran haji itu, hewan-hewan seperti unta, sapi, kambing dan kerbau akan dikurbankan untuk disembelih dan dibagikan keseluruh warga.

Dari daging kurban itu masyarakat akan mengolahnya menjadi berbagai macam masakan khas yang mungkin hanya dimasak ketika idul adha saja.

Di bumi pertiwi ini, makanan yang paling identik dan sepertinya wajib dinikmati saat idul adha adalah sate. Makanan yang diolah dengan cara dibakar itu sangat mudah dimasak dan memiliki cita rasa yang lezat.

Tak hanya sate saja, daging bisa diolah menjadi berbagai macam menu dengan bumbu rempah-rempah yang komplit.

Indonesia memiliki beragam hidangan khas Nusantara yang biasanya disajikan saat Idul Adha. Berikut beberapa menu olahan daging yang pastinya enak dan bisa jadi isnpirasi kawan-kawan pecinta daging:

Gulai kambing Aceh yang terkenal dengan keempukan dagingnya dan rasa rempah-rempah yang menusuk lidah.
Gulai kambing Aceh yang terkenal dengan keempukan dagingnya dan rasa rempah-rempah yang menusuk lidah.

Gulai kambing - Aceh dan Sumatera Barat

Gulai, nama masakan yang tak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Gulai atau Sie Kameng (sebutan di aceh) berasal dari kota serambi mekkah, biasanya terbuat dari daging kambing yang bercampur tulang.

Yang menjadi khas adalah daging kambing sangat empuk serta dimasak dengan bumbu rempah-rempah yang melimpah, sehingga rasa bumbu rempahnya sangat menusuk lidah. Nikmat disantap dengan nasi panas, ketupat atau roti canai.

Nah lain lagi dengan gulai di Sumatra Barat. Hidangan gulai khas Minang ini memakai bagian daging sapi dengan banyak lemak. Daging kemudian dimasak dalam bumbu dengan cabai melimpah. Gulai pedas berbumbu ini disebut gulai cancang.

Krengseng daging kambing khas dengan warna pekatnya.
Krengseng daging kambing khas dengan warna pekatnya.

Krengseng--Jawa Timur

Krengseng adalah olahan daging kambing yang populer di daerah Jawa Timur. Cita rasa krengsengan daging sapi Jawa Timur yang dijamin enak ini sungguh khas.

Olahan yang satu ini memiliki aroma khas yang dihasilkan dari petis. Sehingga dominasi warnanya adalah cokelat pekat dan ditambah lagi dengan pemakaian kecap manis. Di beberapa tempat, kecap manis bisa juga diganti dengan sari kurma.

Krengseng memiliki rasa gurih dan manis, sedap disantap dengan nasi putih atau ketupat nasi.

Jangan khawatir, jika tak suka dengan daging bisa juga diganti dengan ceker (kaki) ayam dan ati (hati) ampela juga enak dimasak dengan cita rasa tradisional ini.

Rebang olahan khas Banten
Rebang olahan khas Banten

Rabeg - Banten

Makan khas yang satu ini merupakan makanan khas Jazirah Arab yang dibawa ke Indonesia dan menjadi favorit di Banten.

Masakan berkuah yang berbahan dasar jeroan kambing ini memang memiliki rasa yang sangat gurih dan lezat apalagi disantap disaat masih hangat, akan meningkatkan nafsu makan penikmatnnya.

Hati-hati saat mengolah rebeg karena memang sedikit lebih sulit dari sajian lain. Apabila keliru olah, daging bisa menjadi berbau khas kambing yang kurang sedap.

Kambing Bakar Balanga khas Gorontalo
Kambing Bakar Balanga khas Gorontalo

Kambing Bakar Balanga - Sulawesi

Di Sulawesi, khususnya di Gorontalo, terdapat masakan bernama kambing bakar balanga. Sama dengan Rebeg yang berasal dari timur tengah, Balaga juga dulunya masakan bangsa Arab dibawa ke Sulawesi. Dengan kemampuan memasak orang nusantara, makanan ini dimodifikasi bahan dan cara memasaknya hingga menjadi balanga.

Daging kambing dipotong-potong kemudian diolah dengan bumbu dan aneka rempah lalu dimasak bersama dalam sebuah panci. Yang membedakan dengan kebanyakan sate adalah sate ini tidak ditusuk ataupun dibakar di atas bara api, namun dimasak seperti memasak semur daging.

(diolah dari berbagai sumber)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Jamaah Haji Tertua Dunia Asal NTB: Diapresiasi Jokowi, Diundang Raja Salman Sebelummnya

Jamaah Haji Tertua Dunia Asal NTB: Diapresiasi Jokowi, Diundang Raja Salman

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Maria Umma Dewi
@mariaumma

Maria Umma Dewi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.