Lupa Sandi?

Kalahkan Belanda, Indonesia Lolos 8 Besar Piala Dunia Tunawisma

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Kalahkan Belanda, Indonesia Lolos 8 Besar Piala Dunia Tunawisma

Tim nasional Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final Homeless World Cup (HWC) 2017. Capaian ini diperoleh setelah memenangi pertandingan melawan Belanda.

Dalam laga terakhir Grup A pada Minggu (03/09) tersebut, Belanda kalah telak dari Indonesia dengan skor 10-1. Indonesia bahkan unggul 6-0 sejak babak pertama. Ini merupakan kemenangan kedua tim yang diasuh Sabrun Hanapi tersebut, setelah sebelumnya meraih skor 6-3 atas Denmark dan 5-4 atas Mesir.

Satu-satunya kekalahan yang diterima tim Indonesia yang diwakili Rumah Cemara tersebut adalah saat melawan Brazil dengan skor 1-2. Deretan kemenangan tersebut mengantar Indonesia untuk bertemu Brazil di perempatfinal Grup A.

Turnamen sepakbola ini dibuat untuk membantu tunawisma di seluruh dunia, agar dapat membangun hubungan dengan dunia luar. Dalam kelompok masyarakat, tunawisma kerap menjadi warga marjinal. Menjadikan sepakbola sebagai wadah perubahan, menjadi tujuan Mel Young dan Harald Schmied saat mendirikan organisasi Homeless World Cup pada 2001.

Selain tidak memiliki tempat tinggal tetap (homeless), orang-orang yang sedang mengikuti masa rehabilitasi atas penggunaan narkoba dan alkohol menjadi syarat bagi para pemain yang mengikuti HWC. HWC diadakan pertama kali di Graz, Austria pada 2003. Pertandingan dan kemenangan diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri tunawisma untuk bersaing dan dibanggakan.

Indonesia belum pernah memenangkan kejuaraan tersebut. Namun kemenangan berturut-turut dalam kejuaraan yang berlangsung di Oslo, Norwegia ini, membuat peluang Indonesia begitu terbuka.

Pilih BanggaBangga91%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas