Kemeriahan Perayaan Kemerdekaan RI di Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang

Kemeriahan Perayaan Kemerdekaan RI di Desa Tampingmojo, Tembelang, Jombang
info gambar utama

Dalam memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, rakyat Indonesia di masing masing daerah memiliki adatnya sendiri. Mereka sangat menikmati hiruk pikuk kemeriiahan menyambut hari besar kemerdekaan, ada yang mengadakan lomba antar Rt antar Rw bahkan antar desa, tak hanya itu ada yang mengadakan karnaval tingkat desa, kecamatan, dan juga kabupaten. Banyak cara masyarakat untuk menikmati hiruk pikuk kemerdekaan.

Hal ini juga dapat di jumpai di sebuah desa di Daerah Jombang, yang bernama desa Tampingmojo. Desa ini begitu bersemangat untuk memeriahkan acara tahunan ini. Seperti ritual disetiap tahun masyarakat desa Tampingmojo bergotong royong untuk mensukseskan acara ini. Acara kemerdekaan di desa Tampingmojo di laksanakan dalam tiga hari berturut-turut. Namun sebelum acara utama itu di mulai, terdapat acara lain di tingkat Rw yang tak kalah seru, di mulai pada malam tujuh belas Agustus masyara,kat desa bergotong royong untuk mengadakan syukuran di jalan utama di setiap Rw. Mereka duduk melingkar dan membawa makanan dari rumah ada yang membawa minuman ada juga yang membawa buah tak lupa dengan makanan, makanan berat (ambeng) dan makanan ringan seperti jajanan pasar dan beberapa jalanan rumah.

Acara selanjutnya adalah pengajian setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama sama di jalan utama Rw tersebut. Acara makan makan bersama ini sungguh mengasyikkan karena dapat menguatkan rasa persaudaraan antar tetangga, mereka jadi lebih mengenal tetangga tetangga sekitar , seperti ada yang tidak suka pedas, atau alergi kacang dan lain sebagainya. Setelah malam pengajian dan makan bersama. Hari selanjutnya di selenggarakan lomba lomba di tingkat Rw masing masing, sama seperti di daerah lainnya, lomba yang paling umum di lakukan adalah lomba makan kerupuk, lomba memasukkan paku pada botol dan tak lupa untuk para ibu ada lomba malem up dengan mata tertutup. Seru sekali bukan? Tapi tak selesai di sana.

Selang beberapa hari kemudian hari yang di tunggu telah tiba hari peringatan kemerahan tingkat desa yang akan di laksanakan selama tiga hari. Acara di mulai dengan jalan sehat dengan doorprize yang menarik. Di hari selanjutnya di lanjutkan dengan karnaval yang dapat diikuti oleh semua usia. Di acara ini, semua orang dapat ikut andil dan berbagai macam karakter unik di tampilkan pada acara tersebut pada malam harinya di lanjutkan dengan acara campursari dan ditutup dengan acara pengajian yang dimeriahkan oleh JPS (Jamiyah Pecinta Sholawat) tak hanya itu acara tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran bapak bupati dan ibu wakil bupati Jombang.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini