Mahasiswa PENS Buat Robot Gamelan

Mahasiswa PENS Buat Robot Gamelan

Imam Syafaat, Iftahatus Shofwan dan Robot Gamelan karyanya © humaspens

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Dua mahasiswa tingkat akhir PENS, Imam Syafaat dan Iftahatus Shofwan membuat robot gamelan yang dapat memainkan lagu secara otomatis. Berasal dari prodi Diploma 4 Teknik Mekatronika, mereka berdua berusaha mengembangkan teknologi berbasis pneumatik untuk memainkan alat musik gamelan.

Berawal dari tugas akhir persyaratan kelulusan, mereka berdua pun membagi tugas. Iftahatus memastikan notasi yang akan dimainkan oleh gamelan. Ia pun membuat database yang terdiri atas notasi angka sebuah lagu pada PLC Controller yang kemudian diinput ke dalam notepad. “Setelah kita memasukkan database ke dalam PLC Controller, lalu kita buka data tersebut menggunakan program Labview. Dan gamelan pun akan memainkan notasi sesuai dengan lagu,”terang Ifta.

Berbeda dengan rekannya, Imam Syafaat lebih banyak bersentuhan dengan hardware. Mulai dari pengerjaan mekanik alat hingga kelistrikan dan tekanan udara pada kompresor. Beberapa selang udara dipasangkan pada actuator cylinder pneumatic guna menghasilkan tekanan agar pemukul yang diletakkan di masing-masing bilah bergerak memukul bilah gending.

Ada tiga lagu yang dapat dimainkan oleh gamelan ini, yaitu Gundul-gundul Pacul, Prau Layard an Suwe Ora Jamu. “Jika waktunya masih panjang kita dapat memasukkan database sehingga lagunya bisa lebih banyak,”imbuh Ifta yang telah mengerjakan karyanya ini selama 7-8 bulan. Agar dapat lebih memahami karakteristik gamelan terutama gambang, Ifta dan Imam pun sempat berkonsultasi dan menimba ilmu di STKW Surabaya.

Dibimbing oleh Dr. Indra Adji Sulisijono, M.Eng dan Endah Suryawati Ningrum MT, tugas akhir yang menghabiskan dana sekitar 3 juta Rupiah ini berhasil menjuarai Lomba Tugas akhir yang diselenggarakan 23 Agustus lalu di kampus PENS.

Alhamdulillah, kami senang dapat menjadi pemenang Lomba TA di kampus. Kampus sangat mensupport kami dalam mengerjakan tugas akhir ini. Hampir sebagian besar peralatan laboratorium termasuk PLC Controller kami pinjam dari kampus,”kata Ifta.

Meski demikian, baik Ifta maupun Imam masih ingin mengembangkan lebih jauh lagi karya mereka ini. Selain ingin menambah jumlah koleksi lagu, Imam juga berharap dapat lebih menyempurnakan bentuk mekaniknya. “Butuh juga pengembangan lagi supaya akurasinya lebih baik,”tegas Imam.

(Surabaya, 04-09-2017)
Sumber: humaspens

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Karno Dimedjo, Rencana Eksplorasi Mars, dan Masa Depan Indonesia Sebelummnya

Karno Dimedjo, Rencana Eksplorasi Mars, dan Masa Depan Indonesia

Menjaga Situs Warisan Dunia yang Ada Badaknya, Juga Bunga Rafflesia Selanjutnya

Menjaga Situs Warisan Dunia yang Ada Badaknya, Juga Bunga Rafflesia

Andri Suryandari
@humaspens

Andri Suryandari

www.pens.ac.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.