Topeng Batik Bobung

Topeng Batik Bobung

Keterangan Gambar Utama © Pemilik Gambar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Goresan batik tidak hanya bisa diterapkan dalam sebuah kain. Seperti yang dilakukan oleh Sujiman (60), dirinya berkreasi dengan membatik di sebuah kayu. Di rumahnya yang beralamat di Bobung, Putat, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, yang kini juga telah menjadi sebuah desa wisata. Sujiman merupakan salah satu yang pengrajin pertama didesa ini. Dirinya memulai membuat kerajinan topeng batik dari tahun 1973.

Pada awal dulu dirinya mulai membuat dengan mencontoh sebuah kerajinan yang sudah jadi. Dirinya belajar otodidat untuk membuat sebuah topeng. Pemasaran pun dilakukan secara berkeliling disekitaran kota Yogya. Seiring berjalannya waktu usaha Sujiman semakin meningkat. Dari usaha yang dilakukan sendiri, kini Sujiman dapat menghidupi pekerjanya sekitar 10 orang, hal tersebut tentu saja telah membuka lapangan pekerjaan disekitran Bobung.

Kini Sujimanpun tidak perlu berjualan keliling. Para distributor atau pelangganlah yang datang menemui dirinya. Bahkan penjualan Topeng Batik juga telah menggaet wisatawan mancanegara, mulai Eropa hingga Timur Tengah. Harga dari kerajinan kayu batik mulai harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Harga yang tinggi cukup wajar mengingat proses pembuatan Topeng Batik Bobung yang cukup lama.

Pertama bahan baku kayu pule dipotong dengan ukuran topeng yang diinginkan, setelah itu dipoles, setelah itu mulai dibentuk dan dipahat, lalu barulah proses pembatikan dimulai, selanjutnya tahap finisihing agar semakin menarik. Selain membuat Topeng Batik, di rumah Pak Sujiman juga membuat berbagai kerajinan sebagai hiasan lainnya maupun benda-benda fungsional.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Solo International Performing Art 2017: Pagelaran Seni Pertunjukan Berskala Internasional Sebelummnya

Solo International Performing Art 2017: Pagelaran Seni Pertunjukan Berskala Internasional

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun Selanjutnya

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun

Herlambang Jati Kusumo
@herlambangjati

Herlambang Jati Kusumo

jatiherlambang.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.