Asyik, Google Kini Bisa Mengerti Bahasa Jawa dan Sunda

Asyik, Google Kini Bisa Mengerti Bahasa Jawa dan Sunda

Google Kini Bisa Pakai Bahasa Jawa dan Sunda © theverge.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kabar gembira bagi pengguna Google di Indonesia. Setelah Bahasa Indonesia, Google kini membawa Bahasa Jawa dan Sunda sebagai media komunikasi yang bisa dipakai pengguna Indonesia. Suara bahasa Jawa dan Sunda tersebut dapat digunakan di aplikasi Google App, Google Translate, dan Gboard yang ada di Android

Dengan begitu, pengguna yang aktif berbahasa Jawa dan Sunda dapat mengakses informasi pada produk Google tersebut dengan mudah. Mereka tak perlu lagi menggunakan Bahasa Inggris atau Indonesia.

Menurut Putri Silalahi selaku Head of Product Communications dari Google Indonesia angka pertumbuhan terkait penggunaan voice input di Indonesia begitu melesat, yaitu 50 persen lebih tinggi di atas pertumbuhan global.

“Kita kira, awalnya orang Indonesia kalau pakai voice search di tempat umum itu malu-malu. Tapi ternyata tidak sama sekali. Mungkin karena Indonesia punya banyak anak muda yang tech savy dan selalu coba teknologi terbaru,” kata Putri Silalahi pada Liputan6.

Daan van Esch, Technical Program Manager, Speech, and Keyboard Team Google berkata dengan hadirnya akses informasi dalam bahasa Indonesia, Google berharap internet bisa semakin influsif dan berguna bagi banyak orang. Selain tu, supaya Internet lebih ramah kearifan budaya lokal dan tak ada lagi hambatan bahasa

“Hal ini sangat relevan di Indonesia seiring meningkatnya jumlah pengguna internet. Maka, kami terus berusaha untuk meluncurkan berbagai produk dan fitur yang akan memudahkan penutur bahasa di Indonesia, dan juga memenuhi kebutuhan penduduk di sini agar bisa mencari informasi kapan pun, di mana pun,” ujar Daan van Esch.

Google menggunakan teknologi mesin pembelajaran atau machine learning untuk bisa mengerti variasi bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda. Bahkan, Google bekerjasama dengan sejumlah universitas seperti UGM (Universitas Gadjah Mada), Universitas Sanata Dharma, Universitas Pendidikan Indonesia, serta sejumlah ahli linguistik bahasa daerah untuk mengambil sampel percakapan dan meminta mereka membacakan frasa yang umum digunakan.

Sementara itu, baru saja diluncurkan produk baru dari Google ini sudah ada dua keyword berbahasa Jawa yang sudah jadi trending, yakni "lagu dolanan anak" dan "bal-balan dino iki".

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Uniknya Cinderamata di Upacara Pernikahan Jawa Sebelummnya

Uniknya Cinderamata di Upacara Pernikahan Jawa

Gunakan Bahan Makanan yang Terbuang Percuma, Resto Indonesia di Jerman Jadi Idaman Selanjutnya

Gunakan Bahan Makanan yang Terbuang Percuma, Resto Indonesia di Jerman Jadi Idaman

Andari Widanto Fitria Aisyah
@pipit09

Andari Widanto Fitria Aisyah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.