Uniknya Cinderamata di Upacara Pernikahan Jawa

Uniknya Cinderamata di Upacara Pernikahan Jawa
info gambar utama

Eksistensi Benda Bernama Kreneng
Sumber: Arina Ulfatul Jannah (disadur dalam berbagai sumber)

Kreneng merupakan benda yang berbahan dasar bambu yang kemudian di rangkai menjadi jalinan dan bentuk seperti keranjang kecil. Benda ini biasanya difungsikan oleh masyarakat Jawa tempo dulu untuk menyimpan bahan makanan seperti ikan yang kemudian digantungkan di atas sebilah papan yang ada di dapur. Ada juga yang digunakan untuk menyimpan sayur maupun buah. Namun, dalam perkembangannya kehadiran kreneng semakin terlupakan dan berganti dengan wadah plastik. Saat ini, sebagian masyarakat Jawa yang memiliki unen/uni/nazar bahwa ketika putrinya mau dipersunting dengan seorang jejaka maka kreneng ini dijadikan sajian pelengkap oleh-oleh atau cinderamata untuk para tamu yang hadir dalam mantenan atau pernikahan. Biasanya kreneng ini akan di isi oleh jajanan tradisional khas Jawa seperti wajik, koci, nagasari, rengginang, kembang goyang dan sejenisnya. Bahwa adanya kreneng ini, hakikatnya tidak sekedar sebagai simbol hajat saja namun juga mengkampanyekan tentang hidup sehat, kembali ke alam, bebas sampah plastik, bentuk melestarikan lingkungan dan wujud cinta bumi serta alam pada negeri.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini