Indonesia Tampilkan Tari Kolosal Ramayana Khas Nusantara di Perayaan Ramlila India

Indonesia Tampilkan Tari Kolosal  Ramayana Khas Nusantara di Perayaan Ramlila India

Dubes Arto Suryodipura menandatangani buku kenangan 70 tahun penyelenggaraan program Ramayana © Kemlu.go.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia turut menjadi bagian penting , yang tidak terpisahkan dalam perayaan Ramilia. Pasalnya secara rutin pihak Indonesia diundang untuk menampilkan tari kolosal Ramayana dengan ciri khas Nusanatara di depan masyarakat India. Selain pada International Ramayana Festival yang diadakan 10 – 17 September lalu, pada pementasan Ramlila oleh Shriram Bharatiya Kala Kendra di Kamani Auditorium, New Delhi (21/9).

Shriram Bharatiya Kala Kendra sendiri merupakan salah satu institusi budaya ternama di India. Suatu kehormatan ketika Duta Besar RI, Arto Suryodipuro diminta untuk menjadii chief guest dan menandatangani buku kenangan 70 tahun penyelenggaraaan program Ramayana, yang juga pernah ditandatangani oleh Perdana Menteri dan President India terdahulu.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Arto menyampaikan bahwa Ramayana tidak asing bagi masyarakat Indonesia, kisahnya merupakan bagian dari budaya Indonesia. Dan banyak nama yang ada dalam kisah Ramayana, menjadi nama dari orang Indonesia.

Beliau juga menambahkan bahwa Candi Prambanan di Jawa Tengah, merupakan peninggalan penting peradaban Hindu di bumi Nusantara, dimana telihat jelas adanya relif yang menggambarkan cerita Ramayana disebagian sisi bangunannya.

Lebih dari pada itu, kisah epik Ramayana telah memperkaya nilai sosial sebagian masyarakat di Indonesia. Seyogyanya Indonesia dan India yang telah memiliki fondasi kerjasama yang kokoh melalui perjalanan sejarah cukup panjang merupakan potensi bagi kedua negara untuk meningkatkan volume kerjasama diberbagai aspek, ujarnya.

Untuk diketahui, secara harfiah Ramlila (Rama-Lila) berarti pementasan kisah kehidupan Rama yang menurut literatur Hindu kuno disebut "Ramcharitmanas" yakni mengartikulasikan setiap epik kehidupan Rama yang dramatis. Festival Ramlila diselenggarakan pada musim gugur diberbagai negara bagian di India.


Sumber: Kemlu.go.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Resmi Dibuka! Ruas Tol Terindah Se-Indonesia Sebelummnya

Resmi Dibuka! Ruas Tol Terindah Se-Indonesia

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan Selanjutnya

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan

Farida Hasanah
@farida14

Farida Hasanah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.